Kemenkeu Tawarkan Sukuk Tabungan Maksimal Rp 5 Miliar, Berapa Imbalan dan Beli di Mana?
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai menawarkan Sukuk Tabungan bertenor 2 dan 4 tahun, hari ini. Hal itu dalam rangka mendukung upaya pendalaman pasar keuangan domestik,
"Pembukaan masa penawaran Sukuk Tabungan Seri ST014T2 (tenor 2 tahun) dan Seri ST014T4 (tenor 4 tahun) 7 Maret 2025," kata Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu dalam keterangan di Jakarta, Jumat (07/03/2025).
Baca Juga
Dalam rangka mendukung upaya pendalaman pasar keuangan domestik, lanjutnya, pemerintah akan melakukan penjualan instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel kepada investor individu secara online (e-SBN). Ini mencakup instrumen Sukuk Tabungan Seri ST014T2 bertenor 2 tahun yang jatuh tempo 10 April 2027, dan dan Green Sukuk Seri ST014T4 bertenor 4 tahun yang jatuh tempo 10 April 2029.
Minimal BI Rate
Sedangkan pokok-pokok ketentuan dan persyaratan antara lain adalah jenis imbalannya mengambang. Imbalan minimal (floating with floor) dengan tingkat imbalan acuan Bank Indonesia Rate. Saat ini BI Rate 5,75% dan ekonom memperkirakan Bank Indonesia berpotensi memangkas suku bunga acuan, setelah terjadi deflasi bulanan beruntun Januari hingga Februari 2025.
Tanggal pembayaran imbalan ditetapkan tanggal 10 setiap bulan hingga jatuh tempo. Dalam hal tanggal pembayaran imbalan bukan pada hari kerja, maka pembayaran imbalan dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi imbalan. Hari kerja adalah hari di mana operasional sistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank Indonesia.
"Tanggal pembayaran imbalan pertama adalah 10 Juni 2025 long coupon. Sedangkan minimum pemesanan Rp 1 juta dan kelipatannya. Untuk maksimum pemesanan ST014T2 adalah Rp 5 miliar dan untuk ST014T4 (Green Sukuk) Rp 10 miiar," paparnya.
Baca Juga
Kemenkeu juga menjelaskan, Surat Berharga Negara yang diterbitkan oleh Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia ini berjenis akad Wakalah. Masa penawaran dibuka pada 7 Maret 2025 pukul 09.00 WIB dan ditutup 16 April 2025 pukul 10.00 WIB. Sedangkan tanggal setelmen (penerbitan) 23 April 2025.
"Penetapan hasil penjualan pada 21 April 2025. Underlying aset adalah BMN (Barang Milik Negara) dan proyek/kegiatan kementerian/lembaga pada APBN 2025, termasuk proyek hijau. Agen pembayar imbalan dan nominal adalah Bank Indonesia," urainya.
Bentuk dan jenis Surat Berharga Sukuk Negara (SBSN) ini tanpa warkat dan tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder (non-tradable). Selain itu, tidak dapat dialihkan, dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada periode early redemption.
Untuk ST014T2, periode pengajuan early redemption 26 Maret 2026 pukul 09.00 WIB hingga 3 April 2026 pukul 10.00 WIB. Sedangkan untuk ST014T4, periode pengajuan early redemption adalah 26 Maret 2027 pukul 09.00 WIB hingga 3 April 2027 pukul 10.00 WIB.
Siapa Berhak Beli?
Pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap Warga Negara Indonesia untuk berinvestasi pada ST014. Hal ini sekaligus menanamkan kebiasaan investasi cerdas sejak dini dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
"Tujuan penerbitan Sukuk Tabungan Seri ST014T2 dan Green Sukuk Seri ST014T4 secara online ini adalah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel, memperluas basis investor dalam negeri dengan menyediakan alternatif investasi, dan mendukung terwujudnya keuangan inklusif serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2025. Dengan mengusung tagline 'Pilihan Berharga untuk Generasi Cerdas Berinvestasi', pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap Warga Negara Indonesia untuk berinvestasi pada ST014," paparnya.
Proses pemesanan pembelian Sukuk Tabungan Seri ST014T2 dan Green Sukuk Seri ST014T4 dilakukan secara online melalui 4 tahap. Ini mencakup:
(i). Registrasi/pendaftaran.
(ii). Pemesanan.
(iii). Pembayaran.
(iv). Setelmen.
Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan oleh mitra distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor diharapkan telah memahami Memorandum Informasi Sukuk Tabungan Seri ST014T2 dan Green Sukuk Seri ST014T4.
Berikut adalah daftar mitra distribusi yang bisa dihubungi:

