Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi AS
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan valas di pasar spot, Selasa (25/02/2025) pagi. Dilansir Yahoo Finance, mata uang Garuda bergerak melemah 15 poin (0,09%) ke level Rp16.284 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah bergerak menguat signifikan 30 poin (0,18%) ke level Rp 16.270 per dolar AS, Senin (24/02/2025).
Sementara itu, imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 3,10 bps menjadi 4,40% atau terpangkas 16,9 bps year to date. "Investor tetap berhati-hati terhadap prospek ekonomi AS menyusul data awal S&P Global PMI hari Jumat, yang secara tak terduga menunjukkan kontraksi di sektor jasa meskipun pertumbuhan manufaktur meningkat. Laporan tersebut juga menyoroti kenaikan harga input dan ekspektasi bisnis yang lebih lemah, di tengah meningkatnya ketidakpastian atas kebijakan pemerintah AS yang menyebabkan para pedagang meningkatkan taruhan pada pemotongan suku bunga The Fed tahun ini," kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro dalam keterangan tertulis, Selasa (25/02/2025).
Baca Juga
Ke depan, kata Andry, pasar bersiap untuk menelaah rilis ekonomi utama, termasuk laporan inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS dan estimasi kedua pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal I-2025. Sementara, komentar dari sejumlah pejabat The Fed akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang jalur kebijakan Bank Sentral AS.
"Kemudian risalah FOMC (Federal Open Market Committee) menunjukkan bahwa The Fed berpikir mungkin tepat untuk menghentikan penjualan aset hingga penyelesaian dinamika plafon utang, yang menyiapkan panggung untuk kemungkinan berakhirnya pengetatan kuantitatif," paparnya.
Baca Juga

