Pasar Tunggu Rilis Data Ekonomi AS, Yield Treasury Turun
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat bergerak melemah pada perdagangan Senin (15/12/2025), seiring investor bersiap menghadapi sejumlah rilis data ekonomi penting pekan ini. Data ekonomi itu akan memberikan gambaran kondisi pasar tenaga kerja, inflasi, dan penjualan ritel.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, imbal hasil Treasury acuan tenor 10 tahun turun kurang dari 2 basis poin ke level 4,182%. Imbal hasil Treasury tenor 2 tahun merosot lebih dari 2 basis poin ke 3,51%, sementara imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun melemah kurang dari 1 basis poin ke 4,853%.
Pelaku pasar menantikan sejumlah agenda ekonomi utama pekan ini. Pada Selasa, data nonfarm payrolls November dan tingkat pengangguran terbaru akan dirilis, setelah sebelumnya tertunda akibat penutupan pemerintahan AS selama 43 hari yang bersejarah. Data tersebut akan disusul oleh rilis penjualan ritel Oktober.
Baca Juga
Sorotan utama tertuju pada rilis data inflasi kunci pada Kamis, yakni indeks harga konsumen (CPI) November. Berdasarkan konsensus FactSet, inflasi utama diperkirakan naik menjadi 3,1% secara tahunan pada November. Inflasi inti, yang tidak memasukkan harga pangan dan energi yang bergejolak, juga diproyeksikan berada di level 3,1%.
Selain itu, data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan akan dirilis pada Kamis, sementara data penjualan rumah yang sudah ada untuk November dijadwalkan keluar pada Jumat.

