Rupiah Ditutup Menguat Jumat
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat dalam perdagangan valas Jumat (14/2/2025) sore, menjelang akhir pekan. Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat mata uang rupiah menguat signifikan 80 poin (0,48%) ke level Rp16.285 per dolar AS. Pada hari sebelumnya, mata uang Garuda ditutup di posisi Rp16.365 per dolar AS.
Dari perdagangan di pasar spot valas, Yahoo Finance merilis mata uang Garuda bergerak menguat tajam 94 poin (0,57%) ke level Rp 16.255 per dolar AS. PAda hari sebelumnya, kurs rupiah berada di posisi Rp 16.349 per dolar AS.
Menurut Ekonom Senior PT Bank Permata Tbk Faisal Rachman, penguatan nilai tukar sejalan dengan penurunan indeks dolar AS. Ia mencatat indeks dolar AS turun ke bawah 107 pada Jumat (14/02/2025), melemah sekitar 1% sepanjang pekan.
"Indeks dolar AS tertekan oleh meredanya kekhawatiran investor terkait perang dagang," kata Faisal kepada Investortrust, Jumat (14/2/2025).
Baca Juga
Ada Efisiensi Anggaran, Kadin Bantu Pemerintah Genjot Pembangunan
Penerapan Tarif Resiprokal
Faisal menjelaskan, dolar melemah setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pemerintahannya untuk menyelidiki penerapan tarif resiprokal pada negara-negara yang diduga terlibat dalam praktik perdagangan yang tidak adil. Perintah dari Trump bertujuan untuk memulihkan keseimbangan dalam hubungan dagang.
Proses ini, yang dapat berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan, juga memungkinkan negosiasi untuk mengurangi tarif serta hambatan nontarif. Penundaan tindakan tersebut meredakan kekhawatiran terkait retaliasi yang dapat berkontribusi terhadap tekanan inflasi dan ketidakpastian mengenai kapasitas The Fed dalam menurunkan suku bunga kebijakan.
"Investor melihat ini sebagai sinyal bahwa Trump akan mengenakan tarif yang lebih moderat dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini memicu sentimen risiko di pasar dan melemahkan dolar AS," ujarnya.
Baca Juga
Kurs Bank Permata mencatat mata uang Asia pada hari Jumat (14/02/2025) mengalami penguatan terhadap dolar AS, termasuk rupiah. Faisal membeberkan rupiah cenderung terapresiasi sepanjang hari, dan ditutup menguat 0,58% menjadi Rp 16.260 per dolar AS.

