The Fed Hati-Hati dalam Penurunan Bunga, Kurs Rupiah Merosot
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat merosot dalam penutupan perdagangan valas Senin (16/12/2024). Jisdor Bank Indonesia (BI) merilis, nilai tukar mata uang Garuda ditutup melemah 32 poin atau 0,2% ke level Rp 16.019/USD.
Sementara dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah bergerak tergelincir tipis 6 poin (0,04%) ke level Rp 15.995/USD. Pada perdagangan sebelumnya, kurs rupiah terhadap greenback ditutup di posisi Rp 15.989/USD.
"The Fed diperkirakan akan memberi sinyal lebih hati-hati atas pelonggaran di masa mendatang. Hal ini dapat membuat suku bunga tetap tinggi dalam jangka panjang," kata pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi, Jakarta, Senin (16/12/2024).
Baca Juga
Paket Stimulus Ekonomi Diluncurkan Seiring Kepastian PPN 12%, Simak Isinya
Dari sentimen global ini, lanjut dia, pedagang tetap waspada terhadap penguatan dolar AS sebelum pertemuan The Fed minggu ini. Bank Sentral AS diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan hari Rabu, sehingga suku bunga akan turun total 100 bps pada tahun 2024. Saat ini, Fed Fund Rate berada di level 4,50-4,75%.
"Prospek suku bunga Bank Sentral AS akan diawasi dengan ketat, terutama mengingat data terbaru menunjukkan inflasi meningkat pada bulan November. Sementara, pasar tenaga kerja tetap kuat," tuturnya.
Neraca Perdagangan Surplus
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik mengumumkan neraca perdagangan Indonesia melanjutkan tren surplus hingga 55 bulan beruntun. Terbaru, pada November 2024, RI berhasil mencatatkan surplus sebesar US$ 4,24 miliar.
"Indonesia terus mempertahankan tren serupa sejak bulan Mei 2020. Pada periode November 2024, ekspor Indonesia mencapai angka US$ 24,01 miliar, sedangkan realisasi impor lebih rendah sehingga terjadi surplus. Total nilai impor mencapai US$ 19,59 miliar atau turun 10,71% dari Oktober 2024," ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (16/12/2024).
Baca Juga
Opsen Pajak, Batu Ujian Pemimpin Daerah Membela Rakyat dan Pertumbuhan Ekonomi

