Desember, Asing Net Sell Saham Rp 1,63 Triliun, di SBN Net Buy Rp 1,29 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Dana asing keluar dari pasar saham Indonesia dengan mencatatkan transaksi net sell Rp 1,63 triliun Desember ini, berdasarkan data yang diolah Riset Investortrust. Sedangkan di pasar Surat Berharga Negara (SBN) rupiah yang dapat diperdagangkan mencatatkan pembelian neto Rp 1,29 triliun.
Data terbaru yang dirilis Bursa Efek Indonesia mencatat, dana asing masih keluar dari pasar saham Indonesia pada hari terakhir perdagangan pekan lalu, dengan mencatatkan transaksi net sell Rp 1,39 triliun. “Sedangkan secara year to date, asing mencatatkan net buy Rp 19,93 triliun. Ini setara US$ 1,25 miliar,” papar BEI dalam keterangan di Jakarta, Jumat lalu (13/12/2024).
Baca Juga
Sedangkan di pasar SBN, data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) adalah transaksi Rabu lalu (11/12/2024), dengan non-resident di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan mencatatkan pembelian neto Rp 0,28 triliun. Secara month to date, asing mencatatkan pembelian bersih Rp 1,29 triliun hingga Rabu lalu, dan secara year to date mencapai Rp 30,24 triliun hingga Rabu lalu.
Net Sell Saham Sepekan Rp 2,70 Triliun, Mengapa?
Sementara itu, sepanjang pekan lalu, pemodal asing membukukan penjualan bersih atau net sell saham senilai Rp 2,70 triliun. Penjualan besar tersebut mendorong penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI sebanyak 0,79% menjadi 7.324,79.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI pekan lalu, lima saham emiten dengan penjualan bersih terbesar berasal dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 1,75 triliun, berikutnya PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) senilai Rp 1,11 triliun. Besarnya net sell TAPG dipicu adanya crossing jual saham dari pemodal asing ke domestik pada Kamis (12/12/2024).
Baca Juga
133 Perusahaan Antre Penawaran Umum Senilai Rp 58,34 Triliun
Net sell jumbo lainnya disumbangkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 552,97 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 362,43 miliar, dan PT FAP Agri Tbk (FAPA) mencapai Rp 344,70 miliar. Selain itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 176,33 miliar.
Sebaliknya, sejumlah saham mencatatkan pembelian bersih paling besar pekan lalu. Saham tersebut adalah PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan net buy senilai Rp 276,52 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 243,13 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 181,51 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 172,67 miliar, dan PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 133,83 miliar.

