Asing Catatkan Net Sell Saham Rp 5,72 Triliun Desember, Net Buy SBN Rp 10,61 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Dana asing masih mengalir keluar dari pasar saham Indonesia, dengan mencatatkan realisasi transaksi net sell Rp 5,72 triliun pada Desember 2024 di Bursa Efek Indonesia. Namun, di Surat Berharga Negara (SBN) rupiah yang dapat diperdagangkan, asing mencatatkan realisasi transaksi net buy Rp 10,61 triliun Desember, berdasarkan data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) hingga 16 Desember, yang diolah Riset Investortrust.
“Sedangkan secara year to date, asing masih mencatatkan net buy saham Rp 15,84 triliun,” papar BEI dalam keterangan di Jakarta, Jumat lalu.
Baca Juga
Menanggulangi Deindustrialisasi, Pejabat Harus Terampil Bekerja Sama dengan Industri Dalam Negeri
Di SBN rupiah yang dapat diperdagangkan, secara year to date, asing juga mencatatkan net buy Rp 39,56 triliun hingga 16 Desember. Perhitungan ini berdasarkan data DJPPR hingga 16 Desember, yang diolah Riset Investortrust.
Saham Dilego dan yang Diburu Asung
Seiring dengan terjadinya capital outflow di pasar saham domestik, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini ditutup anjlok 4,65%, menjadi di bawah level psikologis 7.000, tepatnya 6.983. Pemicu koreksi IHSG yang tajam pekan ini lantaran penurunan seluruh sektor saham, seperti saham sektor material dasar anjlok 8,21%, sektor properti turun 6,14%, sektor industri melemah 5,54%, sektor transportasi terpangkas 5,15%, dan sektor keuangan anjlok 4,24%.
Meski demikian, sejumlah saham ternyata masih berhasil catatkan lompatan harga, bahkan mencapai 88,89%. Berdasarkan data BEI, lonjakan harga saham tertinggi dicatatkan saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dengan kenaikan 88,89% dari Rp 72 menjadi Rp 136, disusul PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 68,78% dari Rp 474 menjadi Rp 800.
Kenaikan harga yang pesat juga dicatatkan saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) sebesar 47,57% dari Rp 206 menjadi Rp 304, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) naik 35,59% dari Rp 1.335 menjadi Rp 1.815, dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) melambung 32,20% dari Rp 59 menjadi Rp 78.

