Indeks Dolar Menguat, Kurs Rupiah Ditutup Tergelincir Selasa
JAKARTA, investortrust.id - Indeks dolar Amerika Serikat yang menguat mendorong kurs rupiah ditutup melemah dalam perdagangan valas, Selasa (10/12/2024). Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah ditutup tergelincir 13 poin atau 0,08% ke level Rp 15.874/USD. Kemarin, kurs rupiah berada di posisi Rp 15.861/USD.
Sementara dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah tergelincir tipis 1 poin (0,01%) ke level Rp 15.860/USD hingga pukul 17.00 WIB. Kemarin, kurs rupiah ditutup di level Rp 15.859/USD.
"Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat para pedagang kembali memilih dolar AS sebagai lindung nilai atau safe-haven. Sementara, pasar telah memperkirakan pemotongan suku bunga seperempat poin oleh Federal Reserve AS minggu depan sebagai yang hampir pasti, investor menunggu data harga konsumen AS pada hari Rabu," kata pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi dalam keterangan di Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga
Dari Asia, para pelaku pasar juga mencermati stimulus Tiongkok.
Prediksi ECB Potong Bunga
Ia menjelaskan pula, pasar mengantisipasi data inflasi indeks harga konsumen utama AS untuk November. Data ini akan dirilis pada hari Rabu.
"Peristiwa utama yang dicermati investor minggu ini adalah rapat kebijakan ECB pada hari Kamis, di mana pemotongan suku bunga seperempat poin ditetapkan. Selain itu, Konferensi Kerja Ekonomi Sentral Tiongkok yang tertutup," kata Ibrahim.
Baca Juga
Yield USTreasury Naik Tipis Jelang Rilis Data Inflasi Terbaru

