Yield USTreasury Naik Tipis Jelang Rilis Data Inflasi Terbaru
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil obligasi pemerintah AS (USTreasury) tenor 10 tahun naik pada Senin (9/12/2024) menjelang rilis data ekonomi penting yang dijadwalkan pekan ini.
Imbal hasil obligasi 10 tahun meningkat lebih dari 3 basis poin menjadi 4,188%, memulihkan sebagian penurunannya setelah melemah pekan lalu. Sementara itu, imbal hasil USTreasury 2 tahun juga naik lebih dari 2 basis poin ke level 4,122%.
Baca Juga
Yield USTreasury Turun Pasca Rilis Data Ketenagakerjaan AS Terbaru
Para investor kini tengah menantikan data Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk November yang akan dirilis pada Rabu dan data terbaru Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis.
"Sepertinya banyak orang sedang mempersiapkan diri untuk pasokan lelang Treasury yang akan datang minggu ini. Mungkin mereka juga sedang menyeimbangkan posisi," kata Scott Ladner, Chief Investment Officer di Horizon Investments, kepada CNBC.
Ladner menambahkan, investor mungkin mengambil keuntungan lebih awal menjelang rilis data CPI utama pada Rabu, karena ada kemungkinan data tersebut mengejutkan dengan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan.
Selain itu, data kepercayaan bisnis dan rilis terkait hipotek juga dijadwalkan pekan ini, meskipun tidak ada data utama yang dirilis pada Senin.
Imbal hasil obligasi sempat turun pada Jumat setelah investor mencerna laporan pekerjaan November, yang membuka peluang bagi pemotongan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve dalam pertemuan kebijakan pada 17-18 Desember.
Baca Juga
Non-Farm Payroll AS Naik 227.000 pada November, Lebih Tinggi dari Perkiraan
Nonfarm payrolls meningkat sebanyak 227.000 pada November, dibandingkan dengan revisi naik sebesar 36.000 pada Oktober dan perkiraan konsensus Dow Jones sebesar 214.000. Namun, tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,2%, sesuai ekspektasi.

