Menkeu: Kinerja Pasar SBN Cenderung Membaik Semester I
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan kinerja pasar Surat Berharga Negara (SBN) membaik sepanjang kuartal I-2024 dan kuartal II-2024. Dia menjelaskan pasar SBN cenderung membaik pada semester I lalu, dengan yield mengalami kenaikan 53 basis poin (bps) sepanjang periode tersebut.
“Yield SBN seri benchmark 10 tahun juga turun 60 bps selama kuartal III-2024, ke level 6,43%,” kata Sri Mulyani di Jakarta, baru-baru ini.
Baca Juga
Sepekan Asing Jual Neto Rp 1,09 Triliun di Pasar Keuangan, Apa Sebab?
Kinerja imbal hasil SBN tenor 10 tahun tersebut dipengaruhi oleh turunnya imbal hasil US Treasury, Fed Funds Rate (FFR), dan BI Rate.
Net Inflow
Dari sisi pemodal, investor non-resident membukukan net inflow ke SBN sebesar Rp 62,49 triliun selama kuartal III-2024. “Dengan perkembangan tersebut, pada akhir kuartal III, kepemilikan investor asing di SBN menjadi Rp 870,58 triliun (net inflow Rp 28,53 triliun year to date),” kata dia.
Baca Juga
Tak hanya dari sisi SBN, kinerja investor non-resident juga terlihat pada sektor pasar saham. Pada kuartal III-2024, investor asing membukukan net buy di pasar saham sebesar Rp 21,92 triliun quarter to quarter atau Rp 49,64 ytd.
“Nilai kapitalisasi (pasar) tumbuh 7,52% menjadi Rp 12.552 triliun. Penghimpunan dana korporasi tercatat positif dan penawaran umum sampai Rp 155,59 triliun dengan 29 emiten baru,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Pada Oktober 2024, di tengah tekanan pasar keuangan yang kembali meningkat, aksi beli non-resident hingga 15 Oktober 2024 tercatat sebesar Rp 43,35 triliun.

