Agustus, Asing Net Buy Saham Rp 2,46 Triliun, SBN Rp 4,16 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Dana asing mengalir ke pasar saham domestik pada hari terakhir perdagangan pekan ini, Jumat (9/8/2024), dengan mencatatkan net buy Rp 0,45 triliun. Dengan demikian, pembelian bersih sepanjang Agustus ini bertambah menjadi Rp 2,46 triliun di Bursa Efek Indonesia.
“Sedangkan secara year to date, asing mencatatkan net buy saham Rp 1,43 triliun. Ini setara US$ 89,58 juta,” papar BEI dalam keterangan di Jakarta, pada akhir perdagangan pekan ini.
Baca Juga
Ytd, SBN Net Sell
Di pasar Surat Berharga Negara (SBN), data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu adalah transaksi pada Rabu lalu (7/8/2024). Non-resident di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan melakukan penjualan neto Rp 1,11 triliun.
Namun, secara month to date, asing masih mencatatkan pembelianbersih Rp 4,16 triliun di SBN rupiah yang dapat diperdagangkan hingga Rabu lalu. Secara year to date asing mencatatkan penjualan bersih Rp 29,79 triliun hingga Rabu lalu.
Baca Juga
Lelang SRBI Jumat, Bunga 7,23%
Sementara itu, pada Jumat lalu (9/8/2024), Bank Indonesia tercatat kembali melakukan lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Dana yang diraih mencapai Rp 15 triliun, dengan tingkat suku bunga hingga 7,23%.
Tingkat suku bunga yang diberikan oleh Bank Sentral ini jauh lebih tinggi dari SBN, suku bunga acuan BI Rate 6,25%, apalagi suku bunga simpanan di bank yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS Rate) 4,25%. Sementara itu, secara year to date, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI masih minus 0,22%, tertinggal jauh dari indeks bursa tetangga di Asean seperti Malaysia 9,72%, Vietnam 7,03%, Filipina 3,07%, dan Singapura 0,67%.
Berdasarkan data BI, pada lelang Jumat, transaksi SRBI terbanyak bertenor 12 bulan dengan suku bunga 7,23%, mencapai Rp 11 triliun. Berikutnya yang bertenor 6 bulan dengan suku bunga 7,05 % senilai Rp 3 triliun, dan bertenor 9 bulan dengan suku bunga 7,16% senilai Rp 1 triliun.
Secara total, nilai SRBI sudah menembus Rp 860,29 triliun per Juli 2024. SRBI ini terbanyak menyedot dana masyarakat dalam negeri.

