Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Maluku dan Papua Capai 8,45% Kuartal II
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut seluruh wilayah di Tanah Air mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif pada kuartal II-2024 yakni sebesar 5,05% (year on year). Pertumbuhan ekonomi di Pulau Maluku dan Papua tertinggi mencapai 8,45%.
“Kalau kita lihat secara spasial, pertumbuhan ekonomi terjadi di seluruh wilayah. Wilayah Bali dan Nusra serta Maluku dan Papua menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang menguat pada kuartal-II 2024 dibandingkan kuartal-II 2023. Pertumbuhan ekonomi di dua wilayah ini lebih tinggi dibandingkan empat wilayah lain,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud di kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2024).
Baca Juga
Ini 3 Sektor Lapangan Usaha Penopang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II
Edy mengatakan, selain Bali dan Nusra serta Maluku dan Papua, pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan dan Sulawesi juga tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi di wilayah Maluku dan Papua serta Sulawesi terutama didorong oleh industri pengolahan. Sementara, pertumbuhan di wilayah Bali dan Nusra didorong oleh sektor pertambangan dan penggalian.
"Pertumbuhan ekonomi di Pulau Kalimantan sebesar 5,22% secara tahunan dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi sebesar 6,07% secara tahunan. Sementara, pertumbuhan Bali dan Nusra tumbuh 6,84% secara tahunan dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Maluku dan Papua sebesar 8,45%," ujar dia.
Pertumbuhan ekonomi di Jawa 4,92%. Sedangkan pertumbuhan di Sumatera 4,48%.
Baca Juga
Kontribusi Terbesar Jawa 57,04%
Sementara itu, berdasarkan kontribusinya, wilayah Jawa terbesar mencapai 57,04% pada kuartal II-2024. Kontribusi terbesar kedua tercatat Pulau Sumatera sebesar 22,08%.
Berikutnya adalah Kalimantan sebesar 8,18% dan Sulawesi 7,16%. Kemudian, Bali dan Nusra berkontribusi sebesar 2,84% serta Maluku dan Papua 2,70%.
Edy menegaskan, ekonomi RI pada kuartal II-2024 tetap tumbuh di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tercatat tumbuh sebesar 5,05% secara tahunan.
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-II 2024 ditopang seluruh lapangan usaha yang tumbuh positif. Sementara itu, lima sektor yang menyokong terbesar ekonomi pada kuartal II yaitu industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.
“Total kelima lapangan usaha tersebut (berkontribusi) sekitar 63,7% dari PDB (produk domestik bruto),” kata dia.

