FDI Tumbuh 16,1%
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi di Indonesia sepanjang semester I tahun 2024 menembus Rp 829,9 triliun, tumbuh 22,3% year on year. Investasi ini juga didominasi penanaman modal asing (PMA) atau FDI.
"PMA menjadi kontributor terbesar dari total realisasi investasi. Realisasi PMA sepanjang semester I-2024 mencapai Rp 421,7 triliun, tumbuh 16,1% secara tahunan," papar Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (29/7/2024).
Sementara itu, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp 408,2 triliun. Investasi ini tumbuh 29,4% year on year (yoy).
Bahlil menjelaskan lebih lanjut, capaian realisasi investasi Rp 829,9 triliun itu sudah memenuhi sekitar 50,3% dari target yang dipatok Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar Rp 1.650 triliun untuk tahun 2024. Ia juga mengatakan, sebaran investasi terjadi merata di wilayah Indonesia.
"Porsi investasi di luar Pulau Jawa (bahkan) mendominasi dengan capaian Rp 416,2 triliun, atau 50,2% dari realisasi nasional. Sedangkan investasi di Pulau Jawa senilai Rp 413,7 triliun, porsinya 49,8% dari total realisasi investasi nasional," kata Bahlil.
Baca Juga
Realisasi Investasi RI Tembus Rp 829,9 Triliun, FDI Mendominasi
Ia mengatakan, lokasi realisasi investasi di semester I 2024 terbanyak masih berada di Provinsi Jawa Barat senilai Rp 128,3 triliun. Berikutnya, DKI Jakarta senilai Rp 120,4 triliun dan Jawa Timur Rp 71,7 triliun.
Sepanjang semester I-2024, Kementerian Investasi/BKPM juga mencatat, realisasi investasi tersebut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1,2 juta.
Baca Juga
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6-7%, Apindo Ungkap Rasio Investasi Harus ke Level Ini

