Realisasi Investasi RI Tembus Rp 829,9 Triliun, FDI Mendominasi
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi di Indonesia sepanjang semester I tahun 2024 tembus angka Rp 829,9 triliun. Capaian ini sudah memenuhi sekitar 50,3% dari target yang dipatok Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar Rp 1.650 triliun untuk tahun 2024.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, sebaran investasi terjadi merata di wilayah Indonesia. "Porsi investasi di luar Pulau Jawa mendominasi dengan capaian Rp 416,2 triliun, atau 50,2% dari realisasi nasional. Sedangkan investasi di Pulau Jawa senilai Rp 413,7 triliun, porsinya 49,8% dari total realisasi investasi nasional," kata Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Senin (29/7/2024).
Ia mengatakan, lokasi realisasi investasi di semester I 2024 terbanyak masih berada di Provinsi Jawa Barat senilai Rp 128,3 triliun. Berikutnya, DKI Jakarta senilai Rp 120,4 triliun dan Jawa Timur Rp 71,7 triliun.
Sepanjang semester I-2024, Kementerian Investasi/BKPM mencatat, realisasi investasi tersebut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1,2 juta.
Baca Juga
Jokowi Resmikan Kawasan Industri Terpadu Batang, Investasi yang Masuk Rp 14 Triliun
FDI Mendominasi 50,8%
Bahlil menjelaskan lebih lanjut, foreign direct investmen (FDI) atau penanaman modal asing (PMA) masih mendominasi dengan nilai Rp 421,7 triliun, sekitar 50,8% dari total realisasi nasional. Untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp 408,2 triliun dari total realisasi nasional.
Sementara itu industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya tercatat sebagai subsektor realisasi investasi tertinggi di semester I 2024 dengan nilai Rp 122,2 triliun. Kemudian disusul subsektor transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan nilai Rp 89,2 triliun.
Baca Juga

