Realisasi Investasi Triwulan III-2024 Capai Rp 1.261,43 Triliun, atau 76,45% Target Realisasi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan realisasi investasi di Indonesia hingga triwulan III atau sepanjang Januari-September 2024 mencapai angka Rp 1.261 triliun,43. Adapun BKPM telah mencapai 76,45% target realisasi investasi tahun 2024 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebesar Rp 1.650 triliun.
"Alhamdulillah (realisasi investasi) mencapai Rp 1.261,43 triliun, meningkat 19,8% year-on-year," kata Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Investasi di Tanah Air hingga triwulan III 2024 masih didominasi oleh foreign direct investment (FDI) atau penanaman modal asing (PMA) yang sebesar Rp 654 triliun atau setara 51,88% dari total realisasi nasional. Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) menyentuh angka Rp 607,03 triliun atau setara 48,12% total realisasi nasional.
"Penyerapan tenaga kerja sepanjang tiga triwulan ini (dari realisasi investasi) mencapai 1.875.214 orang," sambung dia.
Baca Juga
Kemudian dari sebaran wilayah, menurut Rosan penyerapan investasi di luar Jawa tercatat lebih besar dengan angka mencapai Rp 635 triliun atau setara 50,34% realisasi nasional. Sedangkan di pulau Jawa tercatat sebesar Rp 626,43 triliun atau setara 49,66% dari total realisasi nasional.
Dijelaskan oleh Kepala BKPM, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan catatan realisasi tertinggi dengan Rp 191,78 triliun atau setara 15,20% dari total investasi nasional. Kemudian berturut-turut disusul oleh Jawa Barat dengan Rp 184,9 triliun (14,46%), Jawa Timur Rp 111,44 triliun (8,83%), Sulawesi Tengah sebesar Rp 98,60 triliun (7,82%) dan Banten mencapai Rp 83,44 triliun (6,61%).
Sementara itu industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menjadi subsektor yang menyerap investasi tertinggi dengan mencapai Rp 178,04 triliun atau setara 14,11% dari total realisasi nasional. Kemudian ada subsektor transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan Rp 147,25 triliun (11,67%) serta pertambangan sebesar Rp 132,53 triliun (10,51%).
Terkait FDI, Singapura menjadi negara asal tertinggi yang menanamkan modal di Indonesia. Realisasi investasi yang berasal dari Singapura sepanjang Januari-September 2024 tercatat sebesar US$ 14,35 miliar. Kemudian ada Hongkong dengan US$ 6,06 miliar dan China yang tercatat sebesar US$ 5,78 miliar. Sedangkan Amerika Serikat (AS) berada di urutan keempat dengan US$ 2,82 miliar dan diikuti Malaysia yang sebesar US$ 2,72 miliar.

