Pemerintah Siapkan Rp 4,2 Triliun untuk 150 Ribu Peserta Magang Nasional
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 4,2 triliun demi mendanai program Magang Nasional (MagangHub) Tahun 2026 Angkatan ke-2. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen memperluas penyerapan tenaga kerja terdidik sekaligus menjadi instrumen stimulus ekonomi pada paruh kedua tahun ini.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan, investasi besar ini berdampak langsung pada lonjakan kuota penerimaan peserta. Pemerintah memperluas kapasitas program guna menjaring lebih banyak lulusan perguruan tinggi (fresh graduate) yang siap diterjunkan ke dunia industri.
"Ini suatu hal, kabar baik buat adik-adik kita yang baru lulus dari perguruan tinggi. Jadi kenaikannya itu dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang peserta, dan dengan jumlah anggaran sekitar Rp 4,2 triliun," ujar Yassierli dalam jumpa pers resmi di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Untuk gelombang pertama (Batch I) di tahun 2026 ini, Kementerian Ketenagakerjaan membuka kuota sebanyak 50 ribu orang. Proses pendaftaran bagi para pencari kerja muda dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 28 Juli mendatang.
Program MagangHub dirancang tidak sekadar sebagai masa orientasi kerja, melainkan jembatan riil yang menghubungkan kompetensi akademis dengan kebutuhan aktual industri global. Selama enam bulan masa magang, para peserta akan mendapatkan hak finansial dan proteksi yang layak.
Pemerintah memastikan seluruh peserta akan mengantongi uang saku bulanan yang disetarakan dengan nilai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat. Tak hanya itu, aspek keselamatan peserta turut dilindungi melalui fasilitas Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK) dari BPJS Ketenagakerjaan. Untuk menjamin keberlanjutan karier pascaprogram, Kemnaker juga telah menyiapkan program sertifikasi kompetensi gratis.
Pendaftaran Mitra Perusahaan Dibuka Hingga 15 Juli
Di sisi pemberi kerja, Kemnaker memberikan tenggat waktu bagi korporasi, kementerian, serta lembaga negara hingga 15 Juli 2026 untuk mendaftarkan diri sebagai mitra penyedia lowongan melalui platform MagangHub.
Pemerintah akan menerapkan proses kurasi ketat terhadap seluruh posisi yang ditawarkan. "Kami akan memverifikasi. Yang akan kita verifikasi adalah terkait dengan apakah lowongan itu benar-benar cocok untuk lulusan perguruan tinggi," tegas Yassierli.
Timeline Penting Magang Nasional 2026 (Batch I):
- Batas Pendaftaran Perusahaan/Mitra: Selesai pada 15 Juli 2026
- Pendaftaran Peserta (Lulusan PT): 15 – 28 Juli 2026
- Proses Verifikasi & Seleksi: 29 Juli – 5 Agustus 2026
- Pengumuman Kelulusan: 7 Agustus 2026
- Hari Pertama Magang: 10 Agustus 2026
Sebagai informasi, program Magang Nasional 2026 juga diintegrasikan ke dalam paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026. Pemerintah optimistis kebijakan ini mampu memperkuat fondasi ketenagakerjaan nasional, menekan angka pengangguran terdidik, sekaligus menggerakkan roda ekonomi domestik secara berkelanjutan.

