Pemerintah Anggarkan Rp 1,4 Triliun untuk 80.000 Peserta Magang Fresh Graduated Batch 2
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah menambah kuota magang nasional bagi fresh graduate atau lulusan perguruan tinggi menjadi sebanyak 80.000 peserta. Program magang nasional batch 2 ini akan mulai dibuka pada November 2025 dengan anggaran Rp 1,4 triliun.
“Kurang lebih sekitar Rp 1,4 triliun,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mansesneg) Prasetyo Hadi di Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Baca Juga
Ditutup, Pendaftar Program Magang Nasional Batch I Tembus 156.159 Orang
Prasetyo mengatakan program magang fresh graduate ini diluncurkan untuk mencari jalan keluar dalam penciptaan lapangan kerja. Pemerintah berupaya membuka kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan diploma untuk menjajal karier perdananya di dunia kerja.
“Selama ini untuk melamar pekerjaan biasanya kan harus dipersyaratkan memiliki pengalaman,” ujar dia.
Aturan mengenai persyaratan pengalaman untuk mendaftar kerja ini diakui Prasetyo menimbulkan kesulitan. Untuk itu diperlukan terobosan bagi generasi muda agar mendapat pekerjaan.
“Makanya, kita coba dengan idenya adalah program magang. Supaya sudah bisa memiliki pengalaman,” kata dia.
Dalam keterangan resminya, Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa program pemagangan nasional batch I dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Pendaftaran perusahaan dan usulan program magang berlangsung pada 1–14 Oktober 2025, pendaftaran peserta pada 7–15 Oktober 2025, seleksi dan pengumuman peserta pada 16–18 Oktober 2025, dan pelaksanaan magang dijadwalkan mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
Baca Juga
Pendaftar Membludak, Program Magang Fresh Graduated Dilanjutkan dan Kuota Ditambah
Pada batch I ini, Kemenaker menyediakan kuota awal bagi 20.000 fresh graduate. Selama enam bulan masa pemagangan, peserta akan memperoleh uang saku setara upah minimum yang dibayarkan oleh pemerintah melalui bank-bank Himbara.
Hingga penutupan program Rabu (15/10/2025), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat program Pemagangan Nasional Batch I 2025 telah menarik 156.159 pendaftar. Sementara itu, perusahaan yang berpartisipasi mencapai 1.668 perusahaan.

