Purbaya Beberkan Kunci Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II-2026
Poin Penting
|
JAKARTA, invesotrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026. Tanpa menyebut target, Purbaya akan menjaga pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 tetap tinggi.
Purbaya mengungkapkan, salah satu kunci menjaga pertumbuhan ekonomi adalah daya beli masyarakat.
“Jadi kunci pertumbuhan kuartal II-2026 adalah daya beli masyarakat dijaga,” kata Purbaya, dikutip Kamis (7/5/2026).
Baca Juga
Strategi kedua yang bakal diambil Purbaya, yaitu kembali menggenjot belanja pemerintah. Pada kuartal I-2026, pertumbuhan belanja pemerintah melonjak hingga 21,81%.
“Yang kedua adalah belanja pemerintah tetap digalakkan,” ujar dia.
Purbaya melanjutkan akan terus membuat cara kerja dunia bisnis efisien. Tak hanya itu, dia juga menjanjikan terus menjaga pasar domestik dari barang-barang ilegal.
“Walaupun Bea Cukai sudah mulai bekerja lebih keras dari sebelumnya,” ucap dia.
Diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% pada kuartal I-2026 masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga.
“Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 54,36% dengan pertumbuhan sebesar 5,52%” kata Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers, di Gedung BPS, Selasa (5/5/2026).
Setelah konsumsi rumah tangga, pendorong pertumbuhan ekonomi berdasarkan pengeluaran yaitu pembentuk modal tetap bruto (PMTB) atau investasi yang sebesar 28,29. Pertumbuhan investasi ini tercatat sebesar 5,96% secara tahunan.
“Kontribusi total kedua komponen ini yaitu konsumsi rumah tangga dan PMTB memberikan kontribusi sebesar 82,65% terhadap total PDB,” kata dia.
Sementara itu, Amalia mencatat pertumbuhan tinggi pada komponen konsumsi pemerintah. Dengan distribusi sebesar 6,72%, konsumsi pemerintah mampu tumbuh 21,81% secara tahunan.
“Karena didorong meningkatnya realisasi belanja pegawai melalui realisasi pembayaran gaji ke-14, belanja barang dan jasa, terutama pada belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat,” kata dia.
Baca Juga
Waspada Hoaks 'Deepfake' Menteri Keuangan Purbaya Tawarkan Dana Bantuan Hibah
Belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat ini berupa program makan bergizi gratis (MBG).
Komponen pengeluaran lain yang tumbuh, yaitu lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT). Dengan distribusi sebesar 1,4%, komponen ini tumbuh 6,28% secara tahunan.

