Termasuk Arab Saudi, Iran Larang Tim Olahraga Tanding di Negara Musuh
Poin Penting
|
TEHERAN, investortrust.id – Pemerintah Iran resmi melarang tim olahraga mereka melakukan perjalanan ke negara-negara yang dianggap musuh dan “tidak bersahabat”. Itu termasuk Arab Saudi, tempat putaran final Liga Champions Asia Elite 2025/2026 dan Piala Asia 2027 digelar.
Situasi terkini di Timur Tengah membuat atlet-atlet olahraga dalam posisi sulit. Memanasnya konflik di kawasan Teluk Persia mempengaruhi sejumlah agenda sepak bola regional.
AFC misalnya, telah menjadwalkan ulang fase gugur zona barat ACL Elite menjadi 13–14 April di Jeddah, yang diikuti tim Iran, Tractor Sazi. Tempat yang sama juga akan menjadi tuan rumah babak perempat final hingga final. AFC juga telah menunda drawing pembagian grup Piala Asia 2027, yang akan digelar di Arab Saudi dan juga diikuti Iran.
Baca Juga
Bikin Assist Kemenangan Turkiye Lawan Rumania, Arda Guler Ungkap Rahasianya
Situasi sekarang semakin rumit setelah otoritas yang berkuasa di Iran melarang semua atletnya melakukan pertandingan di luar negeri, di negara-negera yang mereka anggap musuh atau "tidak bersahabat". Itu termasuk Arab Saudi, Qatar, Oman, Kuwait, Irak, Yordania, hingga Uni Emirat Arab (UEA).
Kebijakan yang diumumkan Kementerian Olahraga Iran itu menegaskan bahwa seluruh tim nasional maupun klub dilarang tampil di negara yang dinilai tidak mampu menjamin keamanan atlet dan ofisial hingga waktu yang belum ditentukan.
Di sisi lain, ketegangan politik juga berpotensi berdampak pada partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Jika semua larangan itu diterapkan, olahraga Iran dipastikan terkucilkan dari dunia. Sebab, ajang olahraga terkini akan banyak digelar di negara-negara yang dianggap musuh Iran tersebut.
Baca Juga
Gagal Susul Curacao ke Piala Dunia 2026, Langkah Suriname Terhenti di Play-off Interzone

