Begini Upaya Kemenkes Capai Target 100 Juta Peserta CKG di Tahun 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mulai berjalan sejak Februari 2025 lalu dapat menjangkau sebanyak 100 juta orang pada tahun 2025.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi mengungkapkan, saat ini laju pemeriksaan telah mencapai 600.000 orang per hari. Data ini disampaikan Maria berdasarkan Laporan Harian Program CKG per hari kemarin, Rabu (17/9/2025).
"Jadi kita memang pengennya kalau bisa tahun ini sampai 100 juta ya. Tapi 50 juta pun kita juga sudah cukup senang. Karena ini baru mulai ya," ujar Maria dalam acara konferensi pers mengenai perkembangan program Cek Kesehatan Gratis di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (PCO), Gedung Kwarnas, Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Maria menjelaskan, dengan laju 600.000 orang per hari tersebut, sehingga menurut Maria hal itu sebetulnya kinerja yang cukup baik dari puskesmas-puskesmas di Indonesia. Jumlah puskemas yang terlibat pada program CKG sudah mencapai 10.226 puskemas dari total 10.286 puskemas yang ada di Tanah Air. Dengan kata lain, 99,6% puskemas terlibat dalam program ini.
Lebih lanjut, guna mengakselerasi masyarakat yang ingin berpartisipasi di program CKG, Maria membeberkan bahwa Kemenkes akan memanfaatkan channel-channel lain yang belum dimanfaatkan. Menurut Maria, salah satunya adalah dengan RKTP swasta.
"Nah ini memang kita sedang membangun mekanisme supaya nanti bisa dibuka di RKTP swasta. Nah nanti pasti dengan lebih banyaknya channel itu akan lebih banyak juga yang bisa periksa. Tapi memang mekanisme-mekanismenya sedang kita atur," ungkap Maria.
Kemudian, Maria menuturkan bahwa Kemenkes juga meluncurkan CKG Komunitas. Dikatakan Maria, CKG Komunitas adalah datang mendekat ke masyarakat, jadi tidak menunggu di fasilitas pelayanan kesehatan.
"Beberapa puskesmas di Jakarta membuat CKG Komunitas di beberapa mal. Jadi sekarang sudah mulai juga melakukan CKG komunitas dan juga berdasarkan segmen-segmen masyarakat," jelas Maria.
CKG Komunitas adalah program CKG yang dijalankan oleh pemerintah melalui Kemenkes untuk memberikan pelayanan skrining kesehatan dasar kepada masyarakat di tingkat komunitas. Tujuannya adalah mendeteksi penyakit sejak dini, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, dan mendorong gaya hidup sehat. Program ini melibatkan berbagai fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan posko kesehatan di tingkat kelurahan, dengan jenis pemeriksaan yang bervariasi sesuai kelompok usia.
Maria mencontohkan bahwa CKG komunitas salah satunya adalah dilakukan oleh petugas pasukan oranye atau petugas penanganan prasarana sarana umum (PPSU). Dengan demikian, kata Maria, karena berdasarkan kategori lalu semuanya mengajak teman-temannya untuk selanjutnya dilakukan CKG Komunitas.
"Jadi CKG komunitas ini adalah modifikasi supaya kita bisa mempercepat capaian kita, tapi juga menjangkau masyarakat sebanyak mungkin," terang Maria.
Hingga Rabu (17/9/2025), bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan ini telah menjangkau 29,8 juta peserta. Kemudian, sebanyak 32,3 juta warga di 38 provinsi di Indonesia sudah mendaftarkan diri untuk mendapatkan CKG.

