Masyarakat yang Mempunyai Gangguan Atrial Fibrilasi Berisiko Paling Tinggi Alami Stroke pada Masa Tua
JAKARTA, Investortrust.id - Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Siloam Hospitals TB Simatupang Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), FIHA menyampaikan bahwa masyarakat yang mempunyai gangguan atrial fibrilasi berisiko paling tinggi mengalami stroke pada masa tua.
Atrial fibrilasi merupakan salah satu jenis aritmia atau gangguan irama jantung, di mana irama jantung menjadi tidak teratur dan terasa berdebar-debar.
Hal itu disampaikan Yoga dalam acara Press Launching The Kick-off of “Stroke Ready Hospital” Siloam Hospitals TB Simatupang di Rumah Sakit (RS) Siloam Hospitals TB Simatupang, Jakarta, Kamis (15/8/2024).
"Berdasarkan data global, sebetulnya kita tahu AF (Atrial Fibrilasi) itu aging disease. Jadi semakin bertambah umur, semakin banyak penderita atau manusia yang mengalami atrial fibrilasi," ujar Yoga.
Yoga menjelaskan, atrial fibrilasi merupakan penyebab penting stroke iskemik. Menurut Yoga, stroke karena atrial fibrilasi lebih parah dan lebih disabilitas.
Untuk diketahui, stroke iskemik sendiri adalah jenis stroke yang terjadi saat aliran darah pada pembuluh arteri dalam otak mengalami penyumbatan.
Penyumbatan pada kondisi ini dapat disebabkan oleh adanya pembentukan gumpalan darah pada pembuluh darah organ lain tubuh
"Pengobatan dan tindakan medis pada AF (atrial fibrilasi) dapat menurunkan kejadian stroke," ungkap Yoga.
Lebih lanjut, Yoga menyebut, banyak penderita atrial fibrilasi tidak merasakan gejala (asimtomatik) yang kemudian sebagian besar dari mereka mengalami stroke.
Sehubungan dengan hal tersebut, Yoga membeberkan, screening atrial fibrilasi penting dilakukan secara sistematik pada orang dengan faktor risiko dan pada setiap orang yang berumur 75 tahun ke atas.
"Nah sebetulnya saya mengenalkan satu istilah yang disebut menari. Menari itu singkatan dari merabah nadi sendiri. Nah menari ini bisa dilakukan secara rutin oleh para orang tua untuk mengataui ritme jantungnya, apakah teratur atau tidak. Tapi sekarang dengan gadget, dengan smartwatch sebetulnya menjadi lebih mudah," jelas Yoga.

