Jose Mourinho Bakal Bikin Arda Guler Seperti Mesut Oezil di Masa Jayanya
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Jose Mourinho disebut telah menyiapkan peran sentral bagi Arda Guler di Real Madrid musim depan. Pelatih asal Portugal itu ingin menjadikan gelandang muda Turkiye sebagai motor kreativitas Los Blancos, dengan peran yang mirip seperti Mesut Oezil, lebih dari satu dekade lalu.
Sejak bergabung dengan Los Blancos dari Fenerbahce pada musim panas 2023 dengan nilai transfer €30 juta (Rp570 miliar), Guler memang terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan.
Selama dua musim terakhir, Guler bergantian dimainkan sebagai winger kanan, gelandang kanan, hingga ditarik lebih dalam untuk membantu membangun serangan. Fleksibilitas itu menjadi nilai tambah, tetapi di sisi lain membuatnya belum memiliki peran yang benar-benar spesifik.
Baca Juga
Kembali Dari Piala Dunia 2026, Bintang Australia Cristian Volpato Positif Kokain
Menurut laporan El Mundo Deportivo, Jose Mourinho menilai Guler memiliki karakter permainan yang sangat cocok untuk menjadi penghubung lini tengah dan lini depan. Kemampuan mengirim umpan progresif, visi bermain di ruang sempit, serta kecerdasan menciptakan peluang dinilai mengingatkan pada Oezil ketika bersinar di Estadio Santiago Bernabeu.
Perbandingan antara Guler dan Oezil sebenarnya sudah muncul sejak pemain berusia 20 tahun itu didatangkan Real Madrid. Selain sama-sama memiliki darah Turkiye, keduanya juga dikenal sebagai gelandang kreatif yang piawai membuka pertahanan lawan melalui umpan-umpan matang.
Namun, Mourinho diyakini melihat kesamaan tersebut bukan sekadar faktor latar belakang. Pelatih berusia 63 tahun itu pernah mengeluarkan kemampuan terbaik Oezil saat menangani Real Madrid, sehingga kini ingin mengulang formula serupa bersama Guler.
Mourinho disebut ingin mengubah situasi tersebut. Salah satu fokusnya adalah memaksimalkan chemistry yang mulai terbangun antara Guler dan Kylian Mbappe sejak awal musim lalu.
Kehadiran Mbappe dinilai dapat menghadirkan pola permainan yang serupa dengan ketika Cristiano Ronaldo menjadi ujung tombak Real Madrid pada era Mourinho. Dalam skema itu, Guler diproyeksikan menjalankan fungsi yang dahulu dimainkan Oezil, yakni menjadi kreator utama di belakang penyerang.
Keuntungan lain bagi Mourinho adalah Guler bisa langsung bergabung dalam persiapan pramusim. Tim nasional Turki gagal melangkah jauh di Piala Dunia 2026 sehingga sang gelandang memiliki waktu lebih panjang untuk berlatih bersama klub sebelum musim baru dimulai.
Masa pramusim tersebut dipandang sebagai kesempatan penting bagi Guler untuk membuktikan dirinya layak menjadi pilihan utama di bawah asuhan Mourinho. Di saat yang sama, Mourinho juga akan menilai apakah eksperimen menghadirkan "Mesut Oezil versi baru" benar-benar bisa menjadi senjata baru Real Madrid dalam menghadapi musim 2026/2027.
Baca Juga
Pramusim Maarten Paes di Ajax Amsterdam Diganggu Rumor Marc-Andre ter Stegen
