Tinggalkan Jerman dan Terjun Politik, Mesut Oezil Gabung Partainya Recep Tayyip Erdogan
ANKARA, investortrust.id – Mantan gelandang Arsenal Mesut Oezil memutuskan melepas kewarganegaraan Jerman untuk pindah ke Turkiye. Bahkan, dia langsung terjun politik untuk bergabung dengan partainya Presiden Recep Tayyip Erdogan, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP).
Mesut oezil dikenal sebagai salah satu gelandang Jerman paling cemerlang di generasinya. Dia bersinar di level klub maupun tim nasional.
Karier profesional Mesut Oezil dimulai dengan membela Schalke 04. Lalu, pindah ke Werder Bremen, Real Madrid, Arsenal, Fenerbahce, hingga pernsiun sebagai pemain Istanbul Basasehir. Klub terakhir ini dikenal sebagai klubnya Recep Tayyip Erdogan.
Baca Juga
Fantastis! Juara Liga Premier dan Liga Champions, Liverpool Bakal Diguyur Bonus Besar
Sejumlah gelar didapatkan Mesut Oezil. Dia juara La Liga dengan Real Madrid dan Piala FA dengan Arsenal. Dia juga membantu Jerman menjuarai Piala Dunia 2014. Dia punya total 23 gol dalam 92 pertandingan internasional berseragam Der Panzer.
Selain sepak bola, Mesut Oezil juga tertarik dengan politik. Pandangan politiknya yang sejalan dengan Recep Tayyip Erdogan membuat Mesut Oezil dikecam warga Jerman. Dia dianggap sebagai pendukung gerakan Grey Wolves, yang dilabeli Neo-Nazi oleh orang-orang Jerman.
Kecaman kepada Mesut Oezil semakin meningkat setelah betrpose dengan Recep Tayyip Erdogan sebelum Piala Dunia 2018. Pada turnamen di Rusia itu, Der Panzer gagal di fase grup dan semua kegagalan itu dialamatkan kepada Mesut Oezil.
Hubungan Mesut Oezil dengan politik Turkiye semakin meningkat setelah bermain untuk Fenerbahce dan Istanbul Basasehir. Sekarang, Mesut Oezil diumumkan bergabung dengan AKP dalam Kongres AKP di Ankara, Minggu (23/2/2025).
Baca Juga
Mesut Ozil, the former German national team midfielder and World Cup champion, enters politics by joining the leadership of President Recep Tayyip Erdogan’s ruling party https://t.co/314wmoMi5c
— Bloomberg (@business) February 24, 2025

