Bagikan

Fadly Alberto Hengga Dihukum 3 Tahun Kasus Tendangan Kungfu, Bhayangkara FC Banding

Poin Penting

Fadly Alberto Hengga dijatuhi sanksi terberat berupa larangan bermain selama tiga tahun oleh PSSI usai insiden tendangan keras di ajang Elite Pro Academy 2025/2026.
Bhayangkara FC U-20 juga menerima hukuman tambahan untuk beberapa pemain dan ofisial, termasuk tiga pemain yang diskors dua tahun dan satu pemain satu tahun.
Manajemen klub memastikan akan mengajukan banding, menilai durasi hukuman perlu dikaji ulang agar lebih proporsional dan mempertimbangkan fakta di lapangan.

JAKARTA, investortrust.id – Manajemen Bhayangkara FC U-20 memastikan mengajukan banding setelah resmi menerima keputusan sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga di Elite Pro Academy (EPA) 2025/2026.

Kasus yang menjadi sorotan terjadi pada 19 April 2026 di Stadion Citarum, Semarang, saat laga melawan Dewa United U-20. Dalam pertandingan tersebut, Fadly Alberto Hengga melakukan aksi berbahaya berupa tendangan ke arah Rakha Nurkholis. Aksi itu memicu keributan di lapangan dan kecaman dari banyak pihak.

Sebagai konsekuensi, Fadly Alberto Hengga dijatuhi hukuman paling berat berupa larangan beraktivitas di kompetisi resmi selama tiga tahun. Tiga pemain Bhayangkara FC U-20 lainnya, Aqilah Lissunnah Aljundi, Afrizal Riqh, dan Ahmad Catur juga mendapat sanksi tidak boleh bermain selama dua tahun.

Baca Juga

Presiden FIFA Gianni Infantino Bantah Harga Tiket Piala Dunia 2026 Mahal

Fadly Alberto Hengga (www.instagram.com/bhayangkarafc_youth)
Source: www.instagram.com/bhayangkarafc_youth

Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada Mufdi Iskandar. Dia dikenai larangan tampil selama satu tahun. Sementara dari jajaran ofisial, Muklis Hadi Ning Saifulloh harus menerima hukuman tambahan berupa larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan.

Manajemen klub melalui pernyataan resmi menyatakan menghormati keputusan Komdis PSSI. Tapi, mereka juga menilai ada sejumlah aspek yang perlu ditinjau ulang, khususnya terkait beratnya durasi hukuman yang dijatuhkan kepada pemain.

"Kami menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI. Namun, kami menilai ada beberapa hal yang masih perlu dikaji ulang secara lebih komprehensif, dan proporsional, terutama terkait durasi sanksi yang dijatuhkan kepada pemain," ujar Manajer tim Yongky Pamungkas.

Klub juga memastikan banding untuk mendapatkan penilaian yang dinilai lebih adil dan menyeluruh. "Kami melihat ada fakta-fakta di lapangan yang perlu menjadi pertimbangan lebih dalam, termasuk kondisi beberapa pemain kami yang juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak,” tambah Yongky Pamungkas.

Pemain Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 berpose bersama. (www.instagram.com/bhayangkarafc_youth)
Source: www.instagram.com/bhayangkarafc_youth

HUKUMAN KEPADA BHAYANGKARA FC U-20

Fadly Alberto (skorsing 3 tahun)

Aqilah Lissunnah Aljundi (skorsing 2 tahun)

Afrizal Riqh (skorsing 2 tahun)

Ahmad Catur (skorsing 2 tahun)

Mufdi Iskandar (skorsing 1 tahun)

Muklis Hadi Ning Saifulloh (skorsing 4 pertandingan)

Baca Juga

Presiden FIFA Gianni Infantino Bantah Harga Tiket Piala Dunia 2026 Mahal

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024