Pelaku Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Gimnastiar Dihukum Seumur Hidup
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Karier sepak bola Muhammad Hilmi Gimnastiar resmi berakhir. Pemain Klub Putrajaya Sumurwaru Pasuruan itu dijatuhi hukuman maksimal berupa larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur.
Laga 32 besar Liga 4 Jawa Timur antara Putrajaya melawan Perseta diwarnai aksi memalukan. Pemain Putrajaya Muhammad Hilmi Gimnastiar menendang dada pemain Perseta Firman Nugraha. Dia sengaja menendang lawan saat berusaha merebut bola.
Efek dari tendangan itu membuat Firman Nugraha langsung tersungkur di lapangan dan ditandu tim medis sebelum dibawa ke rumah sakit. Sementara Muhammad Hilmi Gimnastiar dikartu merah wasit.
Baca Juga
Profil Liam Rosenior, Pelatih Baru Chelsea Pengganti Enzo Maresca
Atas insiden itu, manajemen Putrajaya memutuskan memecat Muhammad Hilmi Gimnastiar. Pemecatan itu langsung diikuti keputusan tegas Komdis PSSI Jawa Timur. Dalam putusan yang diumumkan Selasa (6/1/2026), mereka menegaskan mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap korban, Firman Nugraha.
Firman Nugraha mengalami luka di bagian dada akibat terjangan Muhammad Hilmi Gimnastiar, yang dinilai berpotensi mengganggu kondisi fisiknya di masa depan. “Komdis PSSI Provinsi Jawa Timur menjatuhkan hukuman berat berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup,” bunyi putusan Komdis PSSI Jawa Timur.
“Dengan mempertimbangkan dampak serius yang ditimbulkan, serta untuk memberikan efek jera dan pembelajaran bagi pemain lain, Komdis PSSI Jawa Timur menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup kepada yang bersangkutan,” lanjut pernyataan Komdis PSSI Jawa Timur.
Aksi Muhammad Hilmi Gimnastiar dikategorikan sebagai violent conduct, pelanggaran berat yang diatur dalam Pasal 48 jo Pasal 49 Kode Disiplin PSSI. Tindakannya juga melanggar Pasal 10 dan Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025. Regulasi tersebut menegaskan tindakan kekerasan di lapangan tidak dapat ditoleransi, terlebih jika menimbulkan cedera fisik yang nyata.
Baca Juga
Tinggalkan Strasbourg, Liam Rosenior Segera Diresmikan Jadi Pelatih Baru Chelsea

