Pesan Paskah Paus Leo: Jangan Mati Rasa Hadapi Konflik Dunia
Poin Penting
|
VATIKAN, investortrust.id - Paus Pope Leo XIV memimpin umat Katolik sedunia memasuki Paskah dalam Misa malam Sabtu (4/5/2026) di Basilika Santo Petrus. Pemimpin tertinggi umat Katolik itu bahkan mendesak umatnya untuk tidak merasa mati rasa oleh besarnya konflik yang berkecamuk di seluruh dunia, tetapi sebaliknya bisa berupaya demi perdamaian.
Paus Leo yang telah muncul sebagai kritikus vokal perang Iran mengatakan bahwa ketidakpercayaan dan ketakutan telah dibiarkan "memutus ikatan di antara kita melalui perang, ketidakadilan, dan isolasi masyarakat dan bangsa."
"Jangan biarkan diri kita lumpuh!" seru Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat tersebut dilansir dari Reuters, Minggu (5/4/2026).
Baca Juga
Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Global: "Jangan Gunakan Tuhan untuk Benarkan Perang”
Paus Leo tidak menyebutkan konflik spesifik apa pun selama kebaktian tersebut. Dalam kesempatan itu, ia juga membaptis 10 orang dewasa yang baru memeluk agama Katolik.
Dalam khotbahnya kepada ribuan orang di gereja terbesar, Paus Leo mendesak umat Katolik untuk mengikuti teladan para santo yang menurutnya berjuang untuk keadilan sehingga "karunia Paskah berupa harmoni dan perdamaian dapat tumbuh dan berkembang di mana-mana".
Paus Leo yang dikenal karena memilih kata-katanya dengan hati-hati telah meningkatkan kritiknya terhadap perang Iran dalam beberapa minggu terakhir.
Baca Juga
Paus Leo XIV Tegaskan Perdamaian, Baca Isi Lengkap Urbi et Orbi Paus Leo XIV
Paus Leo mengatakan, Minggu lalu bahwa Tuhan menolak doa para pemimpin yang memulai perang dan memiliki "tangan yang penuh dengan darah." Ia menyampaikan permohonan langsung kepada Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa, mendesak presiden untuk menemukan "jalan keluar" untuk mengakhiri perang.
Terkait momen Paskah, Paus Leo akan mengakhiri perayaan Paskah pada Minggu pagi dengan Misa di Lapangan Santo Petrus dan akan menyampaikan berkat dan pesan khusus, yang biasanya merupakan saat di mana ia akan menyampaikan seruan internasional yang penting.

