Serangan Israel Tewaskan Personel Garda Revolusi, Iran Siap Balas
Poin Penting
|
TEHERAN, Investortrust.id - Serangan awal Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) menewaskan dan melukai sejumlah personel Garda Revolusi Iran, termasuk staf operasional kunci, serta memicu ledakan lanjutan di beberapa kota. Hal ini menandai eskalasi konflik yang berpotensi memperluas ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dan mengguncang stabilitas regional.
Kantor berita Iran ISNA melaporkan korban tersebut dengan mengutip sumber internal. Sementara kantor berita Mehr menyebutkan ledakan susulan terjadi di Qom, Isfahan, Kermanshah, dan Lorestan. Peristiwa itu menunjukkan serangan tidak hanya terfokus di Teheran, tetapi menjangkau wilayah lain yang memiliki infrastruktur strategis.
Baca Juga
AS-Israel Serang Iran, Kedubes Iran Sebut Siapkan Upaya Balasan
Media Israel melaporkan bahwa pejabat senior Iran turut menjadi sasaran dalam serangan terhadap ibu kota Teheran. Laporan tersebut memperkuat indikasi bahwa operasi militer dirancang untuk melemahkan struktur komando dan pengambilan keputusan di tingkat atas.
Saluran televisi Israel Channel 12 menyatakan pemerintah Israel tengah menyiapkan tahap awal serangan gabungan intensif selama empat hari terhadap Iran. Mengutip seorang pejabat keamanan, media tersebut menyebut operasi itu merupakan bagian dari strategi terkoordinasi dengan target yang telah ditentukan.
Eskalasi ini memicu respons keras dari Teheran. Ketua Komite Keamanan Nasional parlemen Iran Ebrahim Azizi menyampaikan peringatan terbuka melalui platform media sosial X. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memperingatkan sebelumnya. “Kami sudah memperingatkan Anda! Sekarang Anda telah memulai jalan yang ujungnya tidak lagi berada dalam kendali Anda,” tulisnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan meningkatnya risiko konfrontasi terbuka antara kedua negara. Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban secara rinci maupun respons militer lanjutan dari kedua pihak.
Baca Juga
AS–Israel Serang Kediaman Pemimpin Iran Ali Khamenei dan Pezeshkian, Bagaimana Nasib Mereka?
Ketegangan Israel dan Iran dalam beberapa tahun terakhir kerap melibatkan serangan siber, operasi rahasia, serta serangan terbatas terhadap target militer dan fasilitas strategis. Namun, intensitas dan cakupan serangan terbaru ini menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik dapat berkembang menjadi bentrokan berskala lebih luas.
Perkembangan situasi ini menjadi perhatian pasar global dan komunitas internasional karena berpotensi memengaruhi harga energi, arus perdagangan, serta stabilitas keamanan kawasan.

