Prabowo dan Trump Akan Teken Tarif Dagang, RI Siap Beli BBM dan LPG AS US$ 15 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal menandatangani kesepakatan tarif dagang RI-AS pada pekan depan. Salah satu poin penting dalam kesepakatan itu adalah Indonesia akan membeli BBM dan LPG dari AS senilai US$ 15 miliar.
Menterinya ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pembelian BBM dan LPG AS itu menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
"Tadi itu juga dibahas, salah satu yang menjadi komitmen pembicaraan kita untuk trade dengan pihak Amerika itu adalah kita akan membeli BBM sebesar US$ 15 miliar. Itu dari LPG, kemudian dari crude-nya, kemudian dari BBM-nya, minyak jadinya, dan itu masuk dalam pembicaraan," kata Bahlil seusai mengikuti ratas di Istana Kepresidenan.
Baca Juga
Prabowo dan Trump Akan Teken Tarif Dagang RI-AS Pekan Depan, Berapa Besarannya?
Menurut Bahlil hal itu akan menjadi bagian yang menjadi pembahasan saat Prabowo berkunjung ke AS pekan depan. Bahlil mengatakan, impor BBM dari AS itu akan direalisasikan tahun ini jika tercapai kesepakatan.
"Kalau sudah deal, tahun ini juga," katanya.
Selain sektor energi, sektor lain yang menjadi pembahasan RI dan AS untuk mencapai kesepakatan tarif dagang adalah sektor pertambangan. Indonesia membuka pintu jika AS ingin berinvestasi di sektor pertambangan mineral kritis, termasuk nikel.
"Kita equal treatment saja. Katakanlah kalau biarkan mereka ingin melakukan investasi di Indonesia dengan kritikal mineral ataupun termasuk dengan nikel, kita terbuka aja. Kan negara kita negara bebas aktif. Karena itu kita memberikan equal treatment kepada semua negara, termasuk Amerika Serikat. Dan kalau mereka insyaallah berminat, kita juga harus memberikan juga sama dengan yang lain," katanya.
Baca Juga
ABAC Prioritaskan Sektor Digital dan Pangan dalam Pengurangan Hambatan Dagang Non-Tarif
Sebelumnya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Prabowo akan menandatangani tarif dagang dengan AS pekan depan. Penandatanganan ini akan dilakukan Prabowo saat lawatan ke AS untuk menghadiri pertemuan Board of Peace yang digelar pada 19 Februari 2026.
"Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19, dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART, agreement on reciprocal trade" kata Airlangga.
Diberitakan, rencana impor BBM dan LPG dari AS ini untuk membantu menyeimbangkan neraca perdagangan kedua negara.

