Menlu Sugiono Bocorkan Rencana Pertemuan Prabowo dan Trump untuk Teken Tarif Dagang
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto berencana bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menandatangani kesepakatan tarif dagang kedua negara.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan rencana pertemuan tersebut masih dalam proses pembahasan. Dikatakan, Indonesia saat ini menunggu kesesuaian jadwal Prabowo dan Trump.
"Masih menunggu jadwal dari sana," kata Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga
Seskab Teddy Ungkap Rencana Pertemuan Prabowo dan Trump Sedang Dibahas
Sugiono mengatakan, pertemuan Prabowo dan Trump akan digelar di Amerika Serikat. Pertemuan kedua pemimpin, kemungkinan digelar di Washington DC atau kediaman pribadi Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida.
"Enggak tahu nanti di DC apa di Mar-a-Lago," katanya.
Salah satu agenda penting dalam pertemuan Prabowo dan Trump nantinya adalah penandatanganan kesepakatan tarif RI-AS. Selain itu, kedua pemimpin juga akan membahas mengenai situasi global, termasuk implementasi Board of Peace yang diprakarsai Trump.
"Kan implementasinya ini kan masih terus dikaji, digodok," katanya.
Dikatakan, Indonesia terus berkonsultasi dan berkoordinasi dengan tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim lainnya yang bergabung dalam Board of Peace.
"Kami juga konsultasi dan koordinasi dengan teman-teman yang grup delapan ini," tutur Sugiono.
Sebelumnya, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, negosiasi tarif dagang dengan AS telah rampung sepenuhnya pada tahap pembicaraan. Saat ini, katanya, tinggal menunggu jadwal Prabowo dan Trump untuk bertemu dan menandatangani kesepakatan.
Baca Juga
Airlangga Buka Suara soal Molornya Kesepakatan Perjanjian Tarif dengan AS
"Negosiasi dengan Amerika seluruh pembicaraan sebetulnya sudah selesai. Tinggal fine tuning di legal drafting. Berikutnya tinggal menunggu jadwal yang akan ditentukan, jadwal bersama antara Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump," kata Airlangga di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
Namun, Airlangga belum dapat membocorkan besaran tarif yang disepakati kedua negara. Ia memastikan akan diumumkan secepatnya setelah dokumen resmi telah ditandatangani kedua pemimpin.
"Nanti belum, karena kita masih ada non-disclosure agreement. Baru di-disclose jika sudah ditandatangani," ujarnya.

