Bursa Asia Menguat, Nikkei 225 Sempat Tembus 57.000 Usai Kemenangan Telak Takaichi
Poin Penting
|
TOKYO, investortrust.id - Saham Jepang melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada Senin (9/2/2026), memimpin penguatan pasar regional setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi meraih kemenangan pemilu yang bersejarah.
Baca Juga
Sanae Takaichi Ukir Sejarah, Jadi Perdana Menteri Perempuan Pertama Jepang
Partai berkuasa, Partai Demokrat Liberal (LDP), berhasil mengamankan supermayoritas dua pertiga di Majelis Rendah yang beranggotakan 465 kursi, menurut laporan penyiar publik NHK.
Indeks Nikkei 225 melonjak 5,6% ke level 57.337, sementara Topix naik lebih dari 3% dan juga mencetak rekor tertinggi baru.
Kemenangan telak Takaichi dapat menjadi “hasil terbaik” bagi pasar dalam jangka menengah, seiring investasi strategis dan reformasi pajak yang menopang ekuitas, kata Sree Kochugovindan, ekonom riset senior di Aberdeen Investments.
Saham Jepang telah mencetak sejumlah rekor dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh apa yang disebut sebagai “Takaichi trade”, di mana pasar memperkirakan kebijakan ekonomi sang perdana menteri—yang dipandang sebagai kelanjutan Abenomics yang berfokus pada pertumbuhan—akan mendorong saham, sembari melemahkan yen karena dorongan terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar dan belanja pemerintah yang lebih tinggi.
Sektor properti memimpin penguatan Nikkei dengan kenaikan lebih dari 7%, disusul sektor kesehatan dan industri, menurut data LSEG.
Perusahaan internet Jepang CyberAgent Inc menjadi penguat terbesar indeks dengan lonjakan lebih dari 16%. Produsen peralatan semikonduktor Advantest melonjak lebih dari 12%, diikuti Sumitomo Electric Industries yang mencatat kenaikan lebih dari 11%.
Yen Jepang menguat ke level 156,88 per dolar AS. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun naik hampir 4 basis poin menjadi 2,274%, sementara imbal hasil JGB 20 tahun naik sekitar 3 basis poin menjadi 3,158%.
Momentum Kuat
“Pemerintahan Takaichi kini memiliki momentum yang lebih kuat untuk mendorong pergeseran besar menuju kebijakan fiskal yang lebih proaktif, didukung mandat publik yang jelas,” tulis Crédit Agricole CIB dalam catatannya, seperti dikutip CNBC.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengucapkan selamat kepada Takaichi atas kemenangannya melalui unggahan di TruthSocial.
“Ia adalah pemimpin yang sangat dihormati dan sangat populer. Keputusan berani dan bijaksana Sanae untuk menggelar pemilu membuahkan hasil besar. Rakyat Jepang yang luar biasa, yang memberikan suara dengan antusiasme tinggi, akan selalu mendapat dukungan kuat dari saya,” tulis Trump.
Pemilu ini digelar setelah gejolak politik tahun lalu, ketika LDP kehilangan mayoritas di Majelis Tinggi, serta kekalahan di Majelis Rendah pada 2024. Hal itu telah mendorong Perdana Menteri saat itu, Shigeru Ishiba, mengundurkan diri pada September.
Baca Juga
Bursa Asia Menguat, Nikkei Melonjak di Tengah Isu Pemilu Dini Jepang
Pasar Asia lainnya juga menguat, dengan indeks Kospi Korea Selatan melonjak 4,15%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 2,97%.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,65% pada perdagangan awal.
Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,5%, sementara CSI 300 di China daratan naik 0,9%.

