Trump Ejek Macron yang Kenakan Kaca Mata ‘Top Gun’ di Davos
Poin Penting
|
DAVOS, investortrust.id – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron terlibat dalam situasi yang ‘agak tegang’. Trump mengejek Macron yang mengenakan kaca mata ala film Top Gun saat berpidato di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Rabu (21/1/2026).
“Saya melihatnya kemarin dengan kaca mata hitam yang indah itu. Apa yang terjadi?!” kata Trump, disambut tawa para pemimpin penting yang hadir.
Trump, seperti dilaporkan New York Post, menyinggung penampilan Macron di Davos. Saat berpidato, Presiden Prancis itu tampak mengenakan kaca mata hitam bergaya pilot ala Top Gun (film perang yang sangat populer pada 1986, dibintangi Tom Cruise).
Baca Juga
Emmanuel Macron sebelumnya mengungkapkan, kondisi matanya adalah alasan mengapa ia mengenakan kaca mata hitam biru reflektif di dalam ruangan. Presiden Prancis itu juga menyebut Trump sebagai ‘pengganggu’.
Baca Juga
Trump berselisih dengan para pemimpin Eropa perihal upaya AS mengambil alih kendali Greenland. Macron telah mengundang Trump untuk makan malam saat Trump berada di Eropa, tetapi presiden AS menolak undangan tersebut.
Namun, Trump kemudian bersikap lebih lunak terhadap Macron, dengan mengatakan kepada hadirin di Davos bahwa ia menyukainya.
BBC pekan lalu melaporkan bahwa Macron muncul di sebuah acara militer di Prancis selatan dengan mata merah. Ia juga mengenakan kaca mata hitam. Kaca mata yang dikenakan Macron disebut-sebut berharga US$ 70.000.
Baca Juga
Trump Ngotot Ambil Alih Greenland, Sebut ‘Tak Ada Jalan Kembali’
Saat berpidato di hadapan pasukan, presiden Prancis itu meremehkan kondisinya dan mengatakan bahwa sakit matanya ‘benar-benar jinak’ dan ‘tidak parah sama sekali’. "Mohon maaf atas penampilan mata saya yang kurang menarik,” ucap dia.
Macron bahkan bercanda tentang kondisi matanya. Ia menyebutnya l'oeil du tigre atau ‘mata harimau’, merujuk lagu rock berjudul Eye of the Tiger yang menjadi soundtrackfilm Rocky III (1982). "Bagi mereka yang mengerti referensinya, itu adalah pertanda kebulatan tekad," tegas Macron.

