Pasar Eropa Dibuka Merah, 'Tarif Greendland’ Trump Jadi Pemicu
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Pasar saham Eropa dibuka turun tajam pada Senin (19/1/2026) setelah para pelaku pasar bereaksi terhadap ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menaikkan tarif terhadap negara-negara Eropa jika mereka menentang upayanya mencaplok Greenland.
Baca Juga
Trump: Anggota NATO Akan Dikenai Tarif hingga 25% sampai Kesepakatan Greenland Tercapai
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 turun sekitar 0,8% sesaat sebelum pukul 08.30 waktu London (03.30 ET), dengan seluruh sektor berada di wilayah negatif.
Pelemahan pasar terjadi setelah Trump mengumumkan pada Sabtu bahwa delapan sekutu Eropa akan menghadapi tarif yang meningkat, dimulai dari 10% pada 1 Februari dan naik menjadi 25% pada 1 Juni, jika tidak tercapai kesepakatan yang memungkinkan Washington untuk “membeli” Greenland, wilayah semi-otonom yang merupakan bagian dari Denmark.
Barang-barang dari delapan anggota NATO yang dikirim ke Amerika Serikat akan menghadapi tarif yang terus meningkat “hingga tercapai kesepakatan untuk pembelian Greenland secara lengkap dan menyeluruh,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social, pada Sabtu.
Baca Juga
Tarif yang diusulkan akan menargetkan Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, kata Trump. Para pemimpin Eropa menyebut tarif tersebut “tidak dapat diterima” dan berjanji akan berdiri di belakang Denmark.
Saham-saham produsen mobil Eropa dan sektor barang mewah terpukul pada awal perdagangan seiring investor bereaksi terhadap proposal tarif tersebut.
Indeks Stoxx Europe 600 Automobiles & Parts turun 2,2% pada awal transaksi. Saham Volkswagen anjlok sekitar 3,3%, sementara Porsche turun 3,7% dan BMW merosot 6,6%.
Di antara saham barang mewah Eropa, LVMH turun 3,6%, Kering melemah 2,9%, Hermes jatuh 3,3%, dan Moncler turun 1,8%. Secara keseluruhan, indeks Stoxx Europe Luxury 10 terakhir tercatat turun 2,9%.
Sebaliknya, saham-saham sektor pertahanan Eropa menguat. Rheinmetall, perusahaan pertahanan terbesar di benua tersebut, naik 1,4%, sementara perusahaan Jerman Renk melonjak hampir 3,6%, dengan raksasa teknologi dan dirgantara Prancis Thales menambah 2,6%.
Di sisi lain, ASM International naik 1,8% setelah produsen chip komputer asal Belanda itu melaporkan pesanan awal kuartal keempat yang lebih kuat dari perkiraan, sekitar 800 juta euro (US$930 juta), didorong oleh pemulihan pesanan dari China dan jauh di atas proyeksi 669 juta euro. Pendapatan awal tercatat sebesar 698 juta euro, melampaui estimasi jajak pendapat LSEG.
Sementara itu, saham ASML turun 2,8% pada awal perdagangan Senin. Penurunan ini terjadi setelah produsen peralatan semikonduktor asal Belanda tersebut mencetak rekor tertinggi pekan lalu.
Pasar juga akan mencermati secara saksama dimulainya World Economic Forum di Davos, Swiss, pekan ini. Trump dijadwalkan berpidato di forum tersebut pada Rabu.

