Bursa Eropa Menguat, Saham Chip Melonjak Tajam
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Pasar saham Eropa menguat pada Kamis (16/1/2026), dipimpin oleh lonjakan saham chip kecerdasan buatan (AI) setelah produsen semikonduktor Taiwan, TSMC, membukukan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah.
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 mengakhiri perdagangan naik 0,6%, dengan sebagian besar bursa utama dan sektor berada di zona positif.
Baca Juga
Bursa Saham Eropa Melemah, Ketegangan Geopolitik dan Isu The Fed Bayangi Pasar
Produsen peralatan semikonduktor asal Belanda, ASML, sempat melonjak hingga 7% pada perdagangan awal sore, menembus level tertinggi sepanjang masa, seiring respons investor terhadap kinerja laba Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) yang melampaui ekspektasi. Saham ASML ditutup menguat 6%.
TSMC melaporkan lonjakan laba kuartal keempat sebesar 35%, melampaui perkiraan dan mencetak rekor baru, seiring kuatnya permintaan chip kecerdasan buatan.
Saham ASM International ditutup melonjak 11,2%, sementara BE Semiconductor menguat 7,3%.
UniCredit naik 1,4% setelah bank asal Italia itu menyatakan bahwa laporan yang menyebutkan pihaknya berencana membeli saham di pesaingnya, Banca Monte dei Paschi di Siena (MPS), bersifat “spekulatif dan tidak berdasar” serta merupakan “rekayasa murni”.
Aktivitas merger dan akuisisi (M&A) perbankan Eropa diperkirakan meningkat tahun ini — dengan Italia dipandang sebagai pusat transaksi — dan para analis melihat MPS sebagai salah satu target utama. “M&A adalah alat strategis bagi bank,” sebut UniCredit dalam pernyataannya.
Investor kawasan juga mencermati hasil pertemuan berisiko tinggi antara pejabat senior Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland pada Rabu, yang membahas status kepemilikan pulau Arktik tersebut.
Presiden AS Donald Trump memandang wilayah semi-otonom Denmark itu sebagai aset vital bagi keamanan nasional dan telah mengancam akan merebutnya dengan kekuatan militer jika diperlukan.
Baca Juga
Trump ‘Keukeuh’ AS Greenland Jadi Bagian AS, Denmark Kedepankan Dialog
Pertemuan di Gedung Putih antara pejabat Greenland, Denmark, dan AS pada Rabu berakhir dengan “perbedaan pandangan mendasar” terkait kepemilikan pulau tersebut, menurut seorang pejabat Denmark. Meski demikian, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan dialog.
Menjelang pertemuan itu, Trump kembali menegaskan keinginannya untuk mengakuisisi wilayah tersebut, dengan menyatakan di media sosial bahwa apa pun selain Greenland menjadi bagian dari Amerika Serikat adalah “tidak dapat diterima”.
Iran juga menjadi sorotan ketat setelah Trump mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Republik Islam tersebut jika mengeksekusi para demonstran yang ditangkap dalam penindakan keras terhadap aksi protes di berbagai wilayah negara itu.
Namun, Trump tampak melunakkan nadanya pada Rabu malam, dengan mengatakan bahwa ia telah mendapat jaminan bahwa eksekusi telah dihentikan dan bahwa ia akan “mengamati terlebih dahulu” terkait potensi aksi militer. Iran kembali membuka wilayah udaranya pada Kamis pagi setelah penutupan sementara yang menghentikan sebagian besar penerbangan masuk dan keluar.
Laporan keuangan juga datang dari Richemont sebelum pembukaan pasar Kamis. Konglomerat barang mewah yang memiliki merek seperti Cartier itu melaporkan kenaikan penjualan kuartal ketiga sebesar 4% secara tahunan menjadi 6,4 miliar euro (US$7,4 miliar). Penjualan kuartal ketiga melonjak 11% pada nilai tukar konstan. Pertumbuhan kuat tercatat di sebagian besar pasar, terutama di Inggris dan Italia. Meski demikian, saham Richemont ditutup turun hampir 2,1%.
Data ekonomi mencakup PDB Inggris untuk November, yang menunjukkan pertumbuhan 0,3% secara bulanan, menurut data Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS). Ekonom yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan pertumbuhan yang sangat tipis, yakni 0,1%. Pound sterling melemah setelah rilis data tersebut dan terakhir diperdagangkan di sekitar US$1,3387.
Ekonom Pasar Negara Maju ING, James Smith, mengatakan kepada CNBC dalam program “Europe Early Edition” pada Kamis bahwa pertumbuhan ekonomi Inggris pada 2026 kemungkinan melambat menjadi 0,9% pada tahun fiskal berikutnya, dari perkiraan 1,4% tahun ini.
Berbicara sebelum rilis data, Smith menyoroti bahwa peningkatan belanja pemerintah tidak akan terulang dalam skala yang sama tahun depan. Kepercayaan investasi disebutnya “sangat lemah” dan diperkirakan akan tetap demikian selama beberapa bulan ke depan. ING tidak bersikap “optimistis berlebihan”, tetapi juga tidak sampai pada tahap “pesimistis ekstrem”, tambahnya.
Obligasi utama Inggris, yang dikenal sebagai gilt, tercatat menguat tipis. Obligasi acuan tenor 10 tahun naik 5 basis poin, sementara gilt tenor 5 tahun dan 2 tahun masing-masing naik sekitar 6 basis poin.

