Inflasi Konsumen AS November Meningkat 2,7% YoY
WASHINGTON, investortrust.id - Inflasi masih menjadi masalah bagi rumah tangga dan pembuat kebijakan di Amerika Serikat. Hal ini tercermin dari data inflasi November yang dirilis Rabu (11/12/2024).
Baca Juga
Inflasi AS Oktober Naik 2,6% YoY, Pasar Tunggu Kebijakan The Fed
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, indeks harga konsumen November 0,3% secara bulanan, sedangkan tingkat inflasi tahunan (YoY/year on year) sebesar 2,7%, dikutip dari CNBC.
Tidak termasuk biaya pangan dan energi, CPI inti berada pada 3,3% secara tahunan dan 0,3% setiap bulan. Seluruh angka tersebut sejalan dengan estimasi konsensus Dow Jones.
Data tersebut muncul ketika para pejabat Federal Reserve mempertimbangkan apa yang harus dilakukan pada pertemuan kebijakan mereka minggu depan. Pasar memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga acuan pinjaman jangka pendek sebesar seperempat poin persentase atau 25 basis poin (bps) ketika pertemuan tersebut berakhir pada 18 Desember.
Baca Juga
Pasar Perkirakan Suku Bunga Turun 25 Bps, Powell : The Fed Masih Berhati-hati
Meskipun inflasi berada jauh di bawah angka tertinggi dalam 40 tahun terakhir pada pertengahan tahun 2022, angka tersebut masih di atas target tahunan The Fed sebesar 2%.
Beberapa pembuat kebijakan dalam beberapa hari terakhir telah menyatakan frustrasinya terhadap ketahanan inflasi dan mengindikasikan bahwa laju penurunan suku bunga mungkin perlu diperlambat jika tidak ada kemajuan yang dicapai.

