Bursa Eropa Menguat, Saham Delivery Hero Melonjak Hampir 15%
Bursa Eropa Menguat, Saham Delivery Hero Melonjak Hampir 15%
Poin Penting:
• Stoxx 600 naik 0,2% pada Jumat dan mencatat kenaikan bulanan kelima berturut-turut.
• Delivery Hero melonjak 14,6% setelah seruan investor untuk melakukan tinjauan strategis.
• Saham kesehatan memimpin bulan November, sementara saham teknologi mengalami volatilitas terkait valuasi AI.
• Data inflasi awal Eropa dan gangguan pada pusat data CME turut memengaruhi sentimen pasar.
Terjemahan Berita:
LONDON, investortrust.id - Pasar Saham Eropa ditutup menguat pada Jumat (28/11/2025), seiring investor mencerna penutupan bulan yang penuh gejolak. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 naik 0,2%, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama berada di zona positif.
Baca Juga
November menjadi bulan yang sarat volatilitas akibat kekhawatiran terhadap valuasi perusahaan AI yang kembali mencuat, memicu reli dan aksi jual bergantian di tengah hasil musim laporan keuangan serta ketidakpastian kebijakan moneter. Namun, pasar global terdorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan 9–10 Desember mendatang.
Salah satu pergerakan saham paling mencolok datang dari Delivery Hero, yang melonjak 14,6% setelah adanya seruan dari pemegang saham untuk melakukan tinjauan strategis. Analis menilai beberapa aset perusahaan—termasuk di Korea, Timur Tengah, dan Amerika Latin—dapat menarik minat pembeli potensial, meski akuisisi penuh dianggap kecil kemungkinannya.
Saham Novo Nordisk naik kembali 2% setelah sebelumnya tertekan oleh pengumuman harga baru obat Ozempic dan Wegovy untuk pasien Medicare mulai 2027. EasyJet juga ditutup naik 3% setelah merilis kinerja positif dan menaikkan proyeksi keuntungan untuk paket liburan.
Di sisi lain, saham Puma sempat melonjak 18% sehari sebelumnya akibat rumor akuisisi oleh Anta Sports, tetapi turun 1,3% pada Jumat. Investor juga memantau saham pertahanan di tengah upaya AS menengahi proses perdamaian Rusia–Ukraina, dengan indeks pertahanan Stoxx melemah 0,1%.
Dikutip dari CNBC, Stoxx 600 membukukan kenaikan bulanan kelima berturut-turut, didorong oleh saham kesehatan seperti Roche dan Bayer yang mencatat data uji coba yang kuat. Abivax dari Prancis melonjak lebih dari 1000% tahun ini berkat prospek positif obat kolitis ulseratifnya.
Saham teknologi mengalami tekanan akibat kekhawatiran gelembung AI. ASMI turun hampir 15% sepanjang bulan, sementara ASML melemah sekitar 2%. Meski begitu, keduanya ditutup naik tipis masing-masing 0,6% dan 0,7% pada sesi terakhir.
Baca Juga
Pasar Eropa Tertekan Kekhawatiran ‘AI Bubble’ dan Prospek Ekonomi Global
Beberapa negara Eropa merilis data inflasi awal pada Jumat. Produksi mobil Inggris anjlok 23,8% secara tahunan pada Oktober 2025 akibat serangan siber yang menghentikan produksi Jaguar Land Rover selama lebih dari dua minggu.
Investor juga memantau komoditas AS setelah masalah pendinginan di pusat data CyrusOne milik CME Group menghentikan perdagangan kontrak berjangka. “Tim teknis tengah menyelesaikan masalah dan akan memberikan detail pra-pembukaan segera,” kata CME dalam pernyataannya.
Pasar Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada Jumat, dan futures saham AS cenderung datar. Nasdaq bergerak menuju akhir dari tren kemenangan tujuh bulan.

