Bursa Eropa di Zona Hijau, Saham Puma Terbang 19%
Poin Penting
- Puma memimpin pasar Eropa dengan lonjakan saham 18,9% di tengah rumor akuisisi oleh Anta Sports.
- Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed meningkat menjadi hampir 85%, mengangkat sentimen global.
- Sektor pertahanan menguat, dipimpin Rheinmetall dan Saab, di tengah dinamika geopolitik Rusia–Ukraina.
- Saham Novo Nordisk tertekan setelah AS menetapkan harga negosiasi baru Ozempic dan Wegovy yang turun 71% mulai 2027.
LONDON, investortrust.id - Bursa Eropa kembali berada di jalur positif pada Kamis (27/11/2025), dipimpin lonjakan saham Puma yang hampir menyentuh 19%, sementara pasar terus memperhitungkan peluang besar pemangkasan suku bunga The Federal Reserve pada Desember mendatang.
Baca Juga
Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Fed Dorong Reli Bursa Eropa
Dikutip dari CNBC, indeks Stoxx 600 menguat 0,12% pada penutupan, berbalik arah dari tren negatif di awal sesi. Kenaikan ini melanjutkan reli sebelumnya ketika indeks mencatat penguatan hampir 1,1% seiring meredanya tekanan imbal hasil dan membaiknya sentimen risiko global.
Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menjadi pendorong utama. Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini memperkirakan peluang 84,9% untuk pemangkasan 25 basis poin pada pertemuan 9–10 Desember. Prospek pelonggaran kebijakan moneter ini mengangkat aset berisiko di Eropa hingga Asia.
Di sisi korporasi, saham Puma menjadi bintang utama setelah Bloomberg melaporkan bahwa sejumlah pihak, termasuk raksasa olahraga Tiongkok Anta Sports, tengah menjajaki rencana akuisisi atas produsen apparel asal Jerman tersebut. Puma menolak memberi komentar, tetapi pasar merespons agresif dengan mendorong harga saham naik 18,9%, tertinggi di indeks Eropa.
Sektor pertahanan juga menguat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan pembicaraan damai Rusia–Ukraina yang kembali intensif. Rheinmetall naik 1,24% dan Saab bertambah 2,5%, meski keduanya sempat mencatat lonjakan lebih besar.
Sementara itu, Novo Nordisk terkoreksi 1,5% setelah regulator kesehatan AS menetapkan harga negosiasi baru yang jauh lebih rendah untuk Ozempic dan Wegovy mulai 2027. Potensi tekanan margin membuat saham perusahaan farmasi terbesar Eropa itu berbalik melemah.
Dari sisi makro Inggris, yield obligasi 10 tahun naik lebih dari 2 bps setelah pemerintah meluncurkan Anggaran Musim Gugur. Investor kini menilai apakah kebijakan fiskal terbaru cukup untuk menopang pertumbuhan di tengah perlambatan ekonomi.
Baca Juga
Ditopang Saham Teknologi, Wall Street Melonjak Jelang Thanksgiving
Di Wall Street, reli saham berlanjut hingga empat hari berturut-turut sebelum libur Thanksgiving, yang turut mengangkat sentimen Asia-Pasifik. Bursa AS libur pada Kamis dan akan kembali beroperasi pada Jumat dengan sesi perdagangan lebih pendek.

