DPR Desak PBB Bertindak atas Penangkapan Armada Global Sumud Bantuan Palestina
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menangkap armada Global Sumud yang tengah membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Gaza.
Ia menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional serta prinsip kemanusiaan, dan meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera turun tangan mendesak Israel membuka blokade.
Armada Global Sumud diketahui berlayar membawa bantuan medis, pangan, dan kebutuhan pokok untuk warga Gaza yang masih hidup di bawah blokade ketat Israel. Syamsu menegaskan bahwa penangkapan kapal tersebut bukan sekadar insiden maritim, melainkan serangan langsung terhadap nilai kemanusiaan.
Baca Juga
Akhiri Perang di Gaza, Trump Ungkap Rencana Perdamaian 20 Poin
“Ini bukan hanya serangan terhadap kapal, tetapi serangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Para aktivis dan awak kapal harus segera dibebaskan, dan Israel harus membuka blokade agar bantuan bisa sampai kepada rakyat Gaza yang sangat membutuhkan,” ujar Syamsu Rizal dalam keterangan resminya, Sabtu (4/10/2025).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut menekankan pentingnya peran PBB dalam situasi ini. Menurutnya, kegagalan PBB bertindak akan semakin meruntuhkan kredibilitas lembaga internasional tersebut di mata dunia.
“PBB tidak boleh tinggal diam. Sudah saatnya PBB menunjukkan keberpihakan nyata pada kemanusiaan, bukan hanya sekadar pernyataan. Israel harus didesak membuka blokade Gaza tanpa syarat,” ungkapnya.
Syamsu juga meminta agar negara-negara anggota PBB yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina mengambil langkah konkret dan kolektif. Ia menekankan bahwa dukungan politik saja tidak cukup, melainkan harus diwujudkan melalui tekanan diplomatik yang nyata terhadap Israel.
Baca Juga
Sejumlah Kepala Negara Telepon Prabowo, Terkesan dengan Sikap Indonesia soal Gaza di PBB
Seruan solidaritas global
Syamsu menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan Palestina adalah agenda kemanusiaan global yang tidak bisa dinegosiasikan. Menurutnya, bangsa-bangsa yang menjunjung tinggi keadilan harus segera menunjukkan solidaritasnya dalam bentuk aksi nyata.
“Kita harus mengingat bahwa kemerdekaan Palestina adalah cita-cita bersama bangsa-bangsa yang menjunjung tinggi keadilan. Negara-negara yang mendukung Palestina harus segera bergerak, bersatu, dan mengambil langkah konkret untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina,” katanya.

