Hadiri Sidang Dewan HAM PBB, Wamenham: Akuntabilitas Kunci Perdamaian Palestina
JAKARTA, Investortrust.id - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham), Mugiyanto mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan pernyataan dalam Sidang ke-60 Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss. Dalam pidatonya, Mugiyanto menegaskan serangan tanpa henti terhadap rakyat Palestina serta tindakan agresi terhadap negara berdaulat lainnya merupakan penodaan total terhadap fondasi hukum internasional.
Mugiyanto menyampaikan keprihatinan mendalam atas penderitaan rakyat Palestina di tanahnya sendiri. Laporan badan-badan PBB mengenai malanutrisi akut dan ancaman kelaparan di Gaza Utara menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesejahteraan rakyat sipil Palestina harus menjadi prioritas tertinggi.
"Mengurangi bencana kemanusiaan dan melindungi warga sipil harus menjadi yang utama. Indonesia juga menyerukan semua pihak untuk memastikan keselamatan para pekerja kemanusiaan yang mengabdikan diri melindungi manusia," kata Mugiyanto dalam keterangannya, Selasa (30/9/2025).
Mugiyanto menyoroti kondisi anak-anak di wilayah pendudukan Palestina yang terjebak dalam lingkaran ketakutan dan kebencian yang berkepanjangan. Ia menekankan pentingnya pengiriman bantuan kemanusiaan. Namun, Mugiyanto mengatakan, akuntabilitas tetap menjadi palu yang dapat memutus rantai penderitaan ini.
Mugiyanto kembali menyuarakan sikap Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya disampaikan di Sidang Majelis Umum PBB di New York beberapa waktu lalu.
"Masa depan solusi dua negara bergantung pada seberapa teguh kita menegakkan akuntabilitas hari ini," ucapnya.
Ia menegaskan, Indonesia akan terus berkomitmen memperjuangkan penegak hukum internasional, perlindungan hak asasi manusia, dan penyelesaian damai konflik melalui forum-forum multilateral.

