Stephen Miran Menolak Disebut ‘Boneka Trump’ di The Fed
Poin Penting
• Rapat kebijakan Fed berikutnya dijadwalkan 16-17 September.
• Jika disahkan, Miran akan menjabat di Fed hingga 31 Januari.
• Demokrat menuding pencalonan ini mengancam independensi bank sentral.
• Miran akui Trump buat “keputusan tepat” tapi janji jaga independensi.
WASHINGTON, investortrust.id - Kandidat pilihan Presiden Donald Trump untuk mengisi kursi kosong di Federal Reserve, Stephen Miran, Kamis (4/9/2025), menghadapi pertanyaan tajam dari anggota parlemen mengenai independensinya dalam menentukan suku bunga dari tekanan politik Gedung Putih.
Baca Juga
Trump Pilih Penasihat Ekonomi Stephen Miran sebagai Pengganti Kugler di The Fed
Sidang Komite Perbankan Senat ini berlangsung di tengah upaya Trump meningkatkan kontrol atas bank sentral, termasuk langkah belum pernah terjadi sebelumnya untuk memberhentikan seorang gubernur Fed yang masih menjabat.
Miran, yang akan memiliki satu suara dari total 12 dalam penetapan suku bunga, berjanji akan menjaga independensi Fed. “Saya rasa presiden telah membuat serangkaian keputusan tepat dalam kebijakan moneter. Meski begitu, saya akan selalu mengambil keputusan berdasarkan analisis saya sendiri dan demi kepentingan jangka panjang ekonomi,” urainya, seperti dikutip Reuters.
Namun, skeptisisme datang dari Demokrat. Senator Elizabeth Warren mengatakan kehadiran Miran di Fed akan “menghancurkan independensi” bank sentral, sambil menanyai pandangannya soal klaim Trump tentang hasil Pilpres 2020 dan angka ketenagakerjaan terbaru.
Miran menegaskan Biden telah disahkan Kongres sebagai Presiden AS, sekaligus menyatakan keprihatinannya terhadap kualitas data ketenagakerjaan.
Baca Juga
Beberapa senator Demokrat lain juga menekan Miran, yang akan menggantikan kursi Fed yang ditinggalkan Adriana Kugler bulan lalu. Ia menyatakan akan mengambil cuti tidak dibayar dari jabatannya saat ini di Dewan Penasihat Ekonomi Presiden dan hanya akan mundur permanen jika dinominasikan kembali untuk masa jabatan Fed yang lebih panjang.
Senator Republik John Kennedy langsung bertanya, “Apakah Anda boneka Donald Trump?” “Tidak sama sekali,” jawab Miran tegas. Kennedy kemudian menambahkan, “Kami akan pegang kata-kata Anda itu.”
Meski Demokrat menentang, mayoritas Republik di komite diperkirakan akan meloloskan pencalonan Miran ke pemungutan suara di Senat penuh.

