Wall Street Catat Rekor Baru, Nvidia Jadi Penentu Arah Reli Pasar
Poin Penting
- S&P 500 mencetak rekor dengan kenaikan 0,24% ke 6.481,40.
- Nvidia jadi sorotan karena bobotnya mencapai 8% di S&P 500.
- MongoDB melonjak 38%, Okta naik 1% berkat tren AI.
- Ekspektasi tinggi pada Nvidia bisa memicu atau melemahkan reli saham tahun ini.
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS menguat pada Rabu waktu AS atau Kamis (28/8/2025) WIB. Investor mengalihkan perhatian ke laporan keuangan Nvidia, yang dinilai bisa menjadi momen penentu bagi reli pasar saham.
Baca Juga
Abaikan Polemik Pemecatan Pejabat Fed, Wall Street Menguat karena Fokus Kinerja Nvidia
Indeks S&P 500 ditutup naik 0,24% ke level 6.481,40, mencetak rekor penutupan terbaru. Nasdaq Composite mengakhiri sesi naik 0,21% ke 21.590,14, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 147,16 poin atau 0,32% menjadi 45.565,23.
Saham Nvidia, yang memiliki bobot sekitar 8% di S&P 500 dan merupakan komponen terbesar dalam indeks acuan tersebut menurut data FactSet, nyaris tidak berubah.
Pasar sebagian besar mengabaikan langkah tanpa preseden dari Donald Trump yang memecat Gubernur The Fed Lisa Cook dari dewan bank sentral. Saham-saham AS sebelumnya menutup perdagangan Selasa dengan pergerakan terbatas.
Baca Juga
Trump Pecat Lisa Cook dari The Fed Terkait Tuduhan Pernyataan Palsu dalam Formulir Hipotek
“Bunga acuan berada di ambang penurunan, sementara tren laba mengarah lebih tinggi. Secara agregat, inflasi, suku bunga, dan tren laba mendukung bias risk-on,” kata Terry Sandven, Kepala Strategi Ekuitas di U.S. Bank Asset Management, kepada CNBC.
Sejumlah saham individual mencatat kenaikan kuat meski aksi pasar lebih luas relatif tenang. Saham MongoDB melonjak sekitar 38% setelah platform data pengembang tersebut melampaui ekspektasi Wall Street. Okta naik lebih dari 1% setelah hasil kuartalan dan proyeksi setahun penuh mengungguli perkiraan konsensus.
Kedua perusahaan itu menyoroti permintaan dari perusahaan pengembang platform kecerdasan buatan (AI) sebagai pendorong hasil positif. Hal ini menjadi sinyal baik bagi Nvidia, yang akan merilis laporan keuangannya setelah penutupan perdagangan Rabu malam.
Wall Street memiliki ekspektasi tinggi terhadap Nvidia, yang dipandang sebagai barometer pasar lebih luas sekaligus indikator utama perkembangan AI. Laporannya bisa memperlambat atau justru mendorong reli tahun ini, khususnya ketika “Magnificent Seven” berupaya pulih dari aksi jual pekan lalu.
Produsen chip tersebut telah melampaui ekspektasi laba dalam 11 dari 12 laporan kuartalan terakhir, namun empat di antaranya justru diikuti pelemahan harga saham, menurut FactSet.
“Jalur resistensi terendah bagi saham tetap ke atas, sebagian ditopang sentimen positif dari banyak perusahaan teknologi, termasuk Nvidia. Ekspektasi kami, Nvidia akan menyajikan laporan yang umumnya positif,” tambah Sandven.

