Siasat Nvidia Bikin Chip AI Baru untuk Pasar China
Poin Penting
|
BEIJING, investortrust.id - Nvidia dilaporkan tengah mengembangkan chip kecerdasan buatan (AI) terbaru untuk China dengan arsitektur Blackwell. Chip ini diklaim akan lebih bertenaga dibanding model H20 yang saat ini diizinkan masuk pasar China.
Dilansir dari Reuters, Rabu (20/8/2025), chip tersebut sementara dinamai B30A dengan desain single-die. Meski hanya separuh dari performa kartu akselerator B300, B30A masih akan membawa fitur memori berkecepatan tinggi dan NVLink untuk transmisi data cepat.
Baca Juga
Nvidia dan AMD Harus Bayar 15% Pendapatan Chip di China ke Pemerintah AS
Nvidia berharap dapat mengirimkan sampel chip baru itu ke klien di China mulai bulan depan. Namun, spesifikasinya masih belum final dan masih menunggu kepastian dari regulator AS.
Langkah ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump membuka kemungkinan penjualan chip Nvidia yang lebih canggih ke Negeri Tirai Bambu. Meski begitu, izin ekspor belum tentu diberikan karena Gedung Putih khawatir China akan terlalu cepat menguasai teknologi AI.
China sendiri menyumbang 13% dari pendapatan Nvidia pada tahun fiskal lalu. Namun, akses negeri itu terhadap chip AI canggih menjadi salah satu titik panas dalam tensi perdagangan AS-China.
Nvidia sebelumnya hanya diizinkan menjual H20 di China sejak Juli, setelah sempat dilarang pada April. Trump bahkan sempat menyebut H20 “sudah usang” dan membuka opsi chip baru dengan kapasitas komputasi 30-50% lebih rendah.
Baca Juga
Dicap 'Bobrok' dan Tak Aman, Chip H20 Nvidia Tuai Kritik Pedas dari Media China
Persaingan semakin ketat karena Huawei dikabarkan mulai mengejar Nvidia dalam pengembangan chip AI. Namun, analis menilai ekosistem software dan bandwidth memori Huawei masih tertinggal dibanding Nvidia.
Selain B30A, Nvidia juga menyiapkan chip lain khusus China bernama RTX6000D untuk kebutuhan AI inference. Chip ini dijadwalkan mulai dikirim ke klien China pada September dengan spesifikasi lebih ringan agar lolos aturan ekspor AS.

