Imbal Hasil Obligasi AS Naik Jelang Rilis Risalah Fed
Poin Penting
- Yield Treasury 2 tahun naik ke 3,769%, tenor 10 tahun ke 4,339%.
- Risalah rapat The Fed Juli jadi sorotan, dua gubernur ajukan pendapat berbeda.
- Powell beri pidato di Jackson Hole, arah suku bunga dipantau ketat.
- Pekan relatif tenang, pasar menunggu data perumahan, klaim kerja, dan laporan ritel.
NEW YORK, investortrust.id – Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik tipis pada Senin (18/8/2025), di tengah kehati-hatian pelaku pasar menjelang rilis risalah rapat kebijakan The Federal Reserve, serta simposium tahunan Jackson Hole yang akan dimulai pekan ini.
Imbal hasil Treasury 2 tahun naik 1 basis poin menjadi 3,769%. Imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun naik 1 basis poin menjadi 4,339%.
Risalah dari rapat kebijakan moneter 29–30 Juli, di mana The Fed mempertahankan suku bunga tetap, dijadwalkan dirilis Rabu siang waktu setempat.
Baca Juga
Tak Terpengaruh Tekanan Trump, The Fed Kembali Pertahankan Suku Bunga
Itu adalah pertemuan pertama sejak akhir 1993 di mana beberapa gubernur memilih menentang keputusan akhir, dengan Michelle Bowman dan Christopher Waller sama-sama mendukung pemotongan suku bunga seperempat poin.
Pejabat Fed kemudian akan berkumpul bersama pembuat kebijakan global dan ekonom di Jackson Hole, Wyoming, dari Kamis hingga Sabtu. Meskipun tema resmi acara tahun ini adalah pasar tenaga kerja, pandangan anggota bank sentral akan diawasi ketat terkait arah suku bunga dan perekonomian. Ketua Fed Jerome Powell akan menyampaikan pidato pada Jumat.
Ini adalah pekan yang relatif tenang dari sisi data setelah pekan lalu fokus pada inflasi dan penjualan ritel, dengan rilis data terkait housing starts, penjualan rumah, dan klaim pengangguran yang akan diumumkan.
Baca Juga
Klaim Pengangguran AS Turun, tapi Ada Sinyal Pelemahan Pasar Kerja
Investor juga menunggu laporan pendapatan dari peritel besar AS yang akan keluar pekan ini, yang diharapkan memberikan wawasan lebih lanjut tentang kondisi konsumen.

