Negosiaisi Masih Berlanjut, Uni Eropa Tunda Tarif Balasan terhadap AS selama Enam Bulan
Poin Penting
|
BRUSSEL, investortrust.id – Uni Eropa menangguhkan pemberlakuan tarif balasan terhadap Amerika Serikat, sebagai hasil dari kesepakatan yang dicapai antara Presiden Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada 27 Juli 2025.
Baca Juga
Trump Menang Lagi, Tetapkan Tarif Impor 15% bagi Uni Eropa dan 0% bagi Barang AS ke Eropa
Uni Eropa mengumumkan bahwa pihaknya akan menangguhkan selama enam bulan rencana tindakan balasan terhadap tarif Amerika Serikat, yang sebelumnya dijadwalkan mulai berlaku pekan ini.
“Pada 27 Juli 2025, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden AS Donald J. Trump mencapai kesepakatan mengenai tarif dan perdagangan,” sebut juru bicara Komisi Eropa untuk urusan perdagangan dalam sebuah pernyataan, Senin (4/8/2025) dikutip dari CNBC.
Juru bicara itu menyatakan kesepakatan ini sebagai langkah pemulihan “stabilitas dan prediktabilitas bagi warga dan pelaku usaha di kedua sisi Atlantik.” Ditambahkan, UE terus bekerja sama dengan AS untuk merampungkan Pernyataan Bersama, sebagaimana telah disepakati pada 27 Juli.
“Dengan tujuan tersebut, Komisi akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangguhkan selama 6 bulan tindakan balasan UE terhadap AS, yang sebelumnya dijadwalkan mulai berlaku pada 7 Agustus.”
Komisi Eropa merupakan badan eksekutif dari Uni Eropa. Penangguhan atas tindakan balasan tersebut diperkirakan akan mulai berlaku secara resmi pada hari Selasa.
Gedung Putih belum memberikan pernyataan terkait pengumuman Uni Eropa ini.
Penundaan tersebut merupakan bentuk konsesi dari salah satu mitra dagang terbesar Amerika Serikat, setelah berminggu-minggu negosiasi antara Trump dan von der Leyen.
Baca Juga
Trump Bilang Peluang 50-50, Uni Eropa Siapkan Paket Retaliasi Setara US$ 109 Miliar
Trump bulan lalu mengumumkan kesepakatan dagang dengan UE yang mencakup tarif sebesar 15% terhadap sebagian besar barang-barang Eropa yang masuk ke AS, termasuk mobil.
Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Gedung Putih menyatakan bahwa UE “akan menghapus sejumlah besar tarif, termasuk penghapusan seluruh tarif UE terhadap barang industri AS yang diekspor ke UE.”
Trump juga menyatakan bahwa blok beranggotakan 27 negara itu telah sepakat untuk membeli energi dari AS senilai $750 miliar dan berinvestasi tambahan sebesar $600 miliar ke dalam ekonomi AS di atas tingkat saat ini.
Namun tidak jelas siapa yang akan melakukan investasi-investasi tersebut, atau bagaimana caranya. Blok ekonomi tersebut tidak memiliki kewenangan untuk memaksa perusahaan swasta membeli minyak atau gandum Amerika.
Pernyataan UE mengenai kesepakatan bulan Juli itu juga menekankan bahwa kesepakatan tersebut bersifat politis dan “tidak mengikat secara hukum.” “Selain menjalankan komitmen tindakan langsung, UE dan AS akan melanjutkan negosiasi, sesuai dengan prosedur internal masing-masing, untuk sepenuhnya mengimplementasikan kesepakatan politik,” bunyi pernyataan tersebut.
Pengumuman ini datang di awal pekan yang krusial lainnya bagi agenda perdagangan Trump.
Setelah berminggu-minggu tenggat waktu yang berubah-ubah, Trump pekan lalu kembali menunda tanggal mulai pemberlakuan tarif baru.
Tarif terhadap lebih dari 60 negara dijadwalkan mulai dipungut pada beberapa pengiriman mulai 7 Agustus, setelah sebelumnya Trump mengundur tanggal implementasi dari 1 Agustus.

