Trump Menang Lagi, Tetapkan Tarif Impor 15% bagi Uni Eropa dan 0% bagi Barang AS ke Eropa
Poin Penting
|
EDINBURGH, Investortrust.id - Menjelang tenggat waktu tarif pada bulan Agustus, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa yang menetapkan tarif tetap sebesar 15% untuk produk impor dari kawasan tersebut ke Amerika Serikat. Sementara ekspor dari AS ke Eropa akan dibebaskan dari tarif atau bea masuk.
Pengumuman disampaikan Trump pada Minggu (27/7/2025) waktu setempat, bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di lapangan golf Turnberry miliknya di Skotlandia.
“Semua negara akan dibuka untuk perdagangan dengan Amerika Serikat tanpa tarif (untuk ekspor AS),” kata Trump kepada para wartawan sambil berjabat tangan dengan von der Leyen.
“Kami sepakat bahwa tarif, baik untuk mobil maupun produk lainnya, akan diberlakukan secara merata sebesar 15%. Jadi kita memiliki tarif 15%; kita juga memiliki pembukaan akses ke semua negara Eropa, yang saya rasa sebelumnya bisa dikatakan pada dasarnya tertutup,” ujar Trump dikutip Independent.com. Ia juga menyoroti sejumlah investasi dari UE yang akan datang, termasuk pembelian perlengkapan militer.
Von der Leyen membenarkan hal itu: “Tarif 15% berlaku secara merata untuk semua sektor.”
“Kita telah mencapai kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia, dan ini adalah kesepakatan besar. Kesepakatan yang sangat penting. Ini akan membawa stabilitas dan kepastian—hal yang sangat dibutuhkan oleh dunia usaha di kedua sisi Atlantik,” ujar Presiden Komisi Eropa tersebut.
Saat ditanya soal konsesi yang diberikan AS dan ketidakseimbangan tarif antara AS dan UE dalam kesepakatan tersebut, von der Leyen menjelaskan bahwa kesepakatan ini bertujuan untuk memperbaiki ketimpangan yang sudah ada. “Titik awalnya memang tidak seimbang, dengan surplus di pihak kami dan defisit di pihak AS,” tuturnya.
Informasi lebih lanjut mengenai perjanjian ini belum dirilis oleh Gedung Putih, baik kepada wartawan yang tergabung dalam rombongan kepresidenan maupun melalui saluran media lainnya.

