Saham Eropa Melonjak 2,7%, Akhiri Tekanan Jual Empat Hari Beruntun
LONDON, investortrust.id – Bursa saham Eropa ditutup menguat tajam pada Selasa (9/4/2025), mengakhiri aksi jual empat hari berturut-turut yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan tarif perdagangan global. Sentimen pasar membaik seiring optimisme bahwa pembicaraan dagang dapat meredakan konflik tarif antara negara-negara besar.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks regional Stoxx 600 ditutup naik 2,72% ke level 486,9 poin, dengan sektor asuransi melonjak 4,08%, jasa keuangan menguat 3,89%, dan saham sektor perjalanan naik 3,85%.
Kenaikan ini terjadi setelah pada hari sebelumnya, Senin, indeks Stoxx 600 merosot sekitar 4,5%, mencatatkan penutupan terendah sejak Januari 2024, akibat gejolak pasar dan aksi jual besar-besaran yang melanda berbagai sektor.
Baca Juga
Saham Eropa Merosot 4,5% di Tengah Gejolak Pasar Global Akibat Tarif Trump
Pemulihan ini tak hanya terjadi di Eropa. Kenaikan serupa juga terlihat di pasar Asia-Pasifik sejak pagi hari. Aksi beli saat harga rendah oleh investor turut mendorong rebound, sementara muncul harapan bahwa pemerintah AS akan membuka jalur diplomasi yang bisa menurunkan tarif secara bertahap.
Namun demikian, ketegangan tarif tetap membayangi. Dunia terus diwarnai ketidakpastian akibat kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump, yang dalam beberapa hari terakhir mengumumkan serangkaian tarif baru dan ancaman terhadap mitra dagangnya.
Baca Juga
Spekulasi mengenai kemungkinan jeda tarif yang beredar pada hari Senin langsung dibantah oleh Gedung Putih. Bahkan, Trump mengancam akan menaikkan tarif terhadap China sebesar 50% lagi jika Beijing tidak mencabut tarif balasan yang telah diberlakukan.
China memberlakukan tarif sebesar 34% terhadap berbagai produk AS minggu lalu, menandai eskalasi terbaru dalam perang dagang yang semakin memanas. Kementerian Perdagangan China menyatakan pada Selasa malam bahwa mereka "dengan tegas menentang" ancaman Trump dan bertekad akan mengambil tindakan balasan untuk melindungi kepentingan nasional mereka.
Baca Juga
Ambruknya Wall Street Tak Goyahkan Trump Lanjutkan Kebijakan Tarif
Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengungkapkan bahwa Uni Eropa telah menawarkan kesepakatan “nol-untuk-nol tarif” barang-barang industri kepada AS, dengan harapan membuka ruang negosiasi dan menghindari ketegangan lebih lanjut. Namun, tawaran tersebut langsung ditolak oleh Trump, yang tetap pada pendiriannya untuk menerapkan tarif sepihak.
Meskipun saham Eropa berhasil mencatatkan kenaikan besar, pelaku pasar tetap waspada terhadap arah kebijakan perdagangan global dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar dalam beberapa minggu ke depan.

