Investor Tunggu Tarif Baru Trump, Nikkei Jepang Anjlok Lebih dari 3%
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik anjlok pada Senin (31/03/2025), menjelang putaran tarif baru Presiden AS Donald Trump yang diperkirakan akan diumumkan akhir minggu ini.
Baca Juga
Sentimen Tarif Trump Guncang Pasar Saham AS, Ketiga Indeks Utama Wall Street Rontok
Dikutip dari CNBC, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, merosot 3,85% setelah sebelumnya anjlok lebih dari 4%, sementara indeks Topix yang lebih luas kehilangan 3,26%.
Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 2,75%, sedangkan indeks Kosdaq yang berisi saham kapitalisasi kecil turun 2,63%.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 melemah 1,63%.
Di daratan China, CSI 300 kehilangan 0,67%, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,78%.
PMI Manufaktur NBS China untuk bulan Maret tercatat di angka 50,5, sesuai dengan prediksi ekonom yang disurvei oleh Reuters, sedikit lebih tinggi dibandingkan angka 50,2 pada bulan sebelumnya.
Pasar India ditutup karena hari libur nasional. Sementara itu, kontrak berjangka AS melemah karena investor menunggu kejelasan terkait rencana tarif Trump.
Saham anjlok tajam pada hari Jumat lalu di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan AS dan prospek inflasi yang suram.
Baca Juga
Wall Street Terjun Makin Dalam Dipicu Kekhawatiran Inflasi, Dow Anjlok Lebih dari 700 Poin
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 715,80 poin atau 1,69% di 41.583,90. S&P 500 turun 1,97% menjadi 5.580,94, mengakhiri pekan dengan penurunan untuk kelima kalinya dalam enam minggu terakhir. Nasdaq Composite merosot 2,7% dan ditutup di 17.322,99.
Saham beberapa raksasa teknologi melemah, memberikan tekanan pada pasar yang lebih luas. Induk perusahaan Google, Alphabet, kehilangan 4,9%, sementara Meta dan Amazon masing-masing turun 4,3%.

