Senat AS Setujui RUU Anggaran Partai Republik, Cegah Penutupan Pemerintah (Shutdown)
WASHINGTON, Investortrust.id - Senat Amerika Serikat pada hari Jumat (14/3/2025) mengadakan pemungutan suara untuk mengesahkan RUU anggaran yang diusulkan oleh Partai Republik guna mencegah penutupan pemerintah (shutdown), sebelum tenggat waktu tengah malam.
RUU anggaran jangka pendek tersebut disetujui dengan hasil 54-46 suara, memungkinkan pemerintah tetap beroperasi hingga akhir September 2025.
Baca Juga
Pemerintah AS Terhindar dari ‘Shut Down’ Setelah Kongres Loloskan RUU Anggaran
RUU ini, yang mayoritas disetujui sesuai garis partai, akan dikirim ke Presiden Donald Trump untuk ditandatangani menjadi undang-undang.
Menurut laporan NPR News, rancangan anggaran ini mencakup peningkatan belanja pertahanan secara moderat serta pemotongan sebesar US$ 13 miliar untuk program non-pertahanan, sejalan dengan komitmen Partai Republik untuk mengurangi belanja domestik.
Namun, Partai Demokrat mengecam RUU ini sebagai "cek kosong" untuk Trump, dengan alasan bahwa anggaran tersebut gagal membatasi upaya pemerintahan Trump dalam memangkas dana yang sebelumnya telah disetujui oleh Kongres.
Pemimpin Minoritas Senat, Chuck Schumer, pada hari Kamis mengatakan bahwa Partai Demokrat akan memilih untuk meloloskan Continuing Resolution (CR) yang sebelumnya telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat, guna mengurangi risiko penutupan pemerintah pada hari Sabtu (15/3/2025).
Schumer menyatakan di hadapan Senat bahwa meskipun RUU CR ini "sangat buruk", konsekuensi dari penutupan pemerintah bagi Amerika akan jauh lebih buruk.

