Utusan Trump Lontarkan Rencana Relokasi Warga Gaza ke Indonesia
JAKARTA, Investortrust.id - Utusan Presiden AS terpilih Donald Trump melontarkan rencana untuk merelokasi warga sipil Gaza ke Indonesia, demikian dilaporkan NBC.
Ditengah gencatan senjata Israel-Hamas mulai berjalan, utusan Presiden terpilih AS Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mempertimbangkan proposal relokasi penduduk sipil Gaza yang kontroversial.
Steve Witkoff menyarankan merelokasi sebagian penduduk Gaza ke Indonesia ketika proses pembangunan kembali dimulai, demikian seorang pejabat kepada NBC pada Minggu (19/1/2025).
Sebagai bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk mempertahankan gencatan senjata Israel-Hamas, Witkoff mempertimbangkan untuk mengunjungi Jalur Gaza, sehingga dia bisa melihat sendiri situasi di lapangan daripada hanya menerima perkataan masing-masing pihak.
Baca Juga
Israel: 737 Tahanan Dibebaskan pada Tahap Pertama Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
“Anda harus melihatnya, Anda harus merasakannya,” jelas pejabat tersebut dikutip NBC.
“Anda harus segera mengatasinya, siap untuk menyelesaikan masalah jika itu terjadi,” kata pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa Witkoff berencana untuk “hampir selalu hadir” di wilayah tersebut untuk membantu potensi masalah apa pun yang mungkin terjadi. muncul ketika pertukaran sandera-tahanan terjadi dalam beberapa minggu mendatang.
Menurut NBC, utusan Trump prihatin dengan konflik antara Israel dan Hamas di Gaza yang dapat menunda pembebasan sandera berikutnya, sesuatu yang menurut pejabat itu “tidak dapat dihindari” meskipun perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada Minggu (19/1/2025).
“Ingat, ada banyak orang, radikal, fanatik, tidak hanya dari pihak Hamas, dari sayap kanan Israel, yang benar-benar diberi insentif untuk menghancurkan seluruh kesepakatan ini,” kata pejabat tersebut.
Menurut pejabat itu, Trump dan timnya masih berupaya mencari solusi jangka panjang untuk Jalur Gaza.

