Pasar Eropa Menguat, Saham Volvo Cars Melonjak 9% Setelah Rekor Penjualan
LONDON, investortrust.id - Pasar Eropa ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (07/1/2025) karena investor mencerna data inflasi dan laporan pendapatan perusahaan.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 mengakhiri sesi dengan kenaikan 0,32%, dengan saham di sektor pertambangan, utilitas, dan konstruksi berada di wilayah negatif.
Bursa utama menunjukkan pergerakan beragam, dengan FTSE 100 turun sekitar 0,05%.
Inflasi tahunan di zona euro naik menjadi 2,4% pada bulan Desember, menurut estimasi awal dari Eurostat yang dirilis Selasa, naik dari 2,2% pada November. Angka ini sesuai dengan ekspektasi, berdasarkan survei Reuters terhadap ekonom, didorong oleh biaya jasa yang tinggi dan kenaikan harga energi.
Sementara itu, data awal dari badan statistik Prancis, Insee, pada Selasa menunjukkan bahwa kenaikan harga di Prancis lebih rendah dari yang diharapkan pada bulan Desember. Indeks harga konsumen yang diselaraskan dengan zona euro naik 1,8% secara tahunan, lebih rendah dari perkiraan 1,9% oleh ekonom dalam survei Reuters.
Angka dari Prancis ini muncul sehari setelah data inflasi Jerman menunjukkan bahwa indeks harga konsumen negara tersebut melonjak menjadi 2,8% pada Desember, lebih tinggi dari yang diharapkan. Para analis yang disurvei Reuters memperkirakan angka 2,6%.
Di sektor otomotif, saham Volvo Cars ditutup naik sekitar 9,25% setelah produsen mobil asal Swedia ini melaporkan rekor penjualan global baru untuk tahun 2024.
Baca Juga
Wall Street Mayoritas Menguat, S&P 500 dan Nasdaq Melaju Ditopang Saham Chip
Pasar Asia-Pasifik naik pada hari Selasa, mengikuti reli saham teknologi di Wall Street pada hari Senin yang membuat indeks S&P500 dan Nasdaq Composite mencatatkan keuntungan beruntun.
Saham AS dibuka lebih tinggi pada Selasa pagi, dengan Dow, S&P 500, dan Nasdaq Composite kemudian tergelincir di sesi perdagangan berikutnya.

