Trump Ancam BRICS dengan Tarif 100% Jika Mau Gantikan Dolar AS
WEST PALM BEACH, investortrust.id - Presiden terpilih Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% terhadap blok negara BRICS jika mereka bertindak untuk melemahkan dolar AS.
Baca Juga
Trump Akan Kenakan Tarif Tambahan 10% untuk China, 25% untuk Kanada dan Meksiko
Ancaman tersebut ditujukan kepada aliansi negara, yang terdiri atas Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab.
Turki, Azerbaijan, dan Malaysia telah mengajukan permohonan untuk menjadi anggota aliansi tersebut, sementara beberapa negara lain juga menyatakan minatnya untuk bergabung.
Meskipun dolar AS sejauh ini merupakan mata uang yang paling banyak digunakan dalam bisnis global dan telah bertahan dari tantangan-tantangan sebelumnya terhadap dominasinya, anggota aliansi ini dan negara-negara berkembang lainnya menyatakan bahwa mereka muak dengan dominasi Amerika dalam sistem keuangan global.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan, "Kami membutuhkan komitmen dari negara-negara ini bahwa mereka tidak akan menciptakan mata uang BRICS baru, atau mendukung mata uang lain untuk menggantikan Dolar AS yang perkasa, atau mereka akan menghadapi Tarif 100%, dan harus siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada penjualan ke Ekonomi AS yang luar biasa."
Pada pertemuan puncak negara-negara BRICS pada bulan Oktober, Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh AS "memanfaatkan dolar sebagai senjata" dan menyebutnya sebagai "kesalahan besar."
"Bukan kami yang menolak menggunakan dolar," kata Putin saat itu. "Tetapi jika mereka tidak mengizinkan kami bekerja, apa yang bisa kami lakukan? Kami terpaksa mencari alternatif."
Baca Juga
Dorong BRICS Berperan Atasi Masalah Global, Xi Jinping Sebut 3 Prinsip Ini
Rusia secara khusus mendorong penciptaan sistem pembayaran baru yang akan menawarkan alternatif terhadap jaringan pesan perbankan global, SWIFT, dan memungkinkan Moskow menghindari sanksi Barat serta berdagang dengan mitra-mitranya.
Dilansir dari VOA, Minggu (1/12/2024), Trump menyebut "tidak ada peluang" bagi BRICS untuk menggantikan dolar AS dalam perdagangan global, dan negara mana pun yang mencoba melakukannya "harus siap mengucapkan selamat tinggal pada Amerika."

